Jakarta (Humas MAN 10 Jakarta) — MAN 10 Jakarta Barat menyelenggarakan kajian keagamaan pada bulan Ramadan yang diikuti oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pagi hari di lingkungan madrasah sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan selama bulan suci.
Kajian kali ini membahas materi tentang salat jamak dan qashar yang disampaikan oleh Ustaz Fathi. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa salat jamak adalah menggabungkan dua waktu salat dalam satu waktu, sedangkan salat qashar adalah meringkas jumlah rakaat salat yang empat rakaat menjadi dua rakaat bagi seseorang yang sedang melakukan perjalanan jauh sesuai ketentuan syariat.
Materi kajian juga menjelaskan syarat dan ketentuan pelaksanaan salat jamak dan qashar agar ibadah yang dilakukan tetap sesuai dengan aturan dalam ajaran Islam. Peserta mengikuti kegiatan dengan menyimak penjelasan serta sesi tanya jawab yang dipandu oleh pemateri.
Kepala MAN 10 Jakarta Barat, Rahmi Indriani, menyampaikan bahwa kajian pagi selama Ramadan merupakan bagian dari program pembinaan spiritual yang dilaksanakan madrasah. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman keagamaan kepada siswa serta memperkuat pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan keagamaan selama Ramadan disusun dalam agenda khusus yang meliputi kajian, tadarus Al-Qur’an, dan kegiatan ibadah lainnya. Program tersebut diikuti oleh seluruh warga madrasah sebagai bagian dari pembinaan karakter religius di lingkungan pendidikan.
Pelaksanaan kegiatan keagamaan di MAN 10 Jakarta Barat merupakan bagian dari program pembinaan di madrasah yang berada di bawah Kementerian Agama. Melalui program tersebut, madrasah melaksanakan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada penguatan pemahaman agama bagi peserta didik.
Salah satu peserta didik, Afnan, menyampaikan bahwa materi yang disampaikan dalam kajian membantu memahami tata cara pelaksanaan salat jamak dan qashar. Ia mengatakan bahwa kegiatan kajian memudahkan siswa dalam memahami praktik ibadah yang dipelajari di kelas.
Kegiatan kajian Ramadan yang dilaksanakan secara rutin di madrasah menjadi salah satu bentuk layanan pendidikan keagamaan yang diberikan kepada masyarakat melalui satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama. Program pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman keagamaan peserta didik serta mendukung pembentukan karakter melalui kegiatan pendidikan yang terstruktur di lingkungan madrasah.