Berita

KUA Kepulauan Seribu Selatan Bangkitkan Ekonomi Umat

Rabu, 7 Januari 2026
Dibaca 8 kali
blog

Pulau Tidung, Jakarta (Humas Kepulauan Seribu) -- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis KUA, yang digelar di Aula KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, pada Rabu (7/1/2026).


Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang warga Kepulauan Seribu Selatan yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat. Program PEU KUA menjadi salah satu upaya konkret Kementerian Agama dalam mengintegrasikan pelayanan keagamaan dengan penguatan ekonomi umat, khususnya bagi masyarakat prasejahtera yang memiliki potensi usaha.


Kegiatan diawali dengan pengarahan kepada para penerima manfaat mengenai komitmen, tanggung jawab, dan prinsip amanah dalam mengelola bantuan yang diberikan. Pengarahan tersebut disampaikan langsung oleh Penyuluh Agama Islam Kepulauan Seribu, Abdul Rofik, yang juga bertindak sebagai pembina dan pendamping program.


Dalam arahannya, Abdul Rofik menegaskan bahwa bantuan PEU KUA bukan sekadar bantuan modal usaha, melainkan kepercayaan umat yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara produktif.


“Bantuan ini bersumber dari dana umat yang dikelola oleh Bazis DKI Jakarta. Karena itu, penggunaannya harus amanah, tepat sasaran, dan benar-benar diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan agar para penerima manfaat memiliki kesungguhan dalam menjalankan usaha, serta tidak memandang bantuan tersebut sebagai hibah semata.


“Ini bukan sekadar bantuan yang habis dipakai, tetapi modal untuk bertumbuh. Kami berharap usaha yang dijalankan bisa berkembang, berkelanjutan, dan memberi manfaat tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga lingkungan sekitar,” lanjut Rofik.


Abdul Rofik menambahkan bahwa selama pelaksanaan program, para penerima manfaat tidak dibiarkan berjalan sendiri, melainkan akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan dari KUA.


“Kami hadir untuk mendampingi, membina, dan menguatkan, baik dari sisi manajemen usaha maupun penguatan nilai-nilai keagamaan. Dengan demikian, usaha yang dijalankan memiliki landasan spiritual dan etos kerja yang kuat,” ujarnya.


Dalam sambutannya, ia juga menjelaskan bahwa Program PEU KUA merupakan hasil sinergi antara Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu dengan Bazis DKI Jakarta. Proses pendaftaran dan seleksi penerima manfaat dilakukan secara terbuka, transparan, dan objektif melalui aplikasi Simzat Kementerian Agama, sehingga penerima bantuan benar-benar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.


“KUA sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan di masyarakat memiliki peran strategis untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan serta siap berkomitmen,” jelasnya.


Sebagai bentuk penguatan program, sepuluh penerima manfaat tersebut dihimpun dalam satu kelompok usaha bernama Seribu Berkah Bersama. Melalui pembentukan kelompok ini, diharapkan terbangun soliditas, semangat kebersamaan, serta kerja sama berkelanjutan dalam aspek sosial, ekonomi, dan keagamaan.


Rofik juga menuturkan bahwa, ke depan para penerima manfaat akan mengikuti pembinaan rutin setiap bulan, dengan penekanan pada penguatan spiritual, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjalankan usaha.


“Kami ingin usaha yang tumbuh ini dibarengi dengan keimanan yang kuat. Ketika ekonomi dan spiritual berjalan seimbang, insyaallah keberkahan akan hadir dan usaha dapat berkembang dengan baik,” pungkasnya.


Melalui Program PEU KUA, KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan berupaya menghadirkan model pemberdayaan umat yang terintegrasi antara peningkatan ekonomi dan penguatan nilai keimanan serta ketakwaan.


Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan modal usaha secara simbolik kepada para penerima manfaat. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp5.000.000, yang disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor