Jakarta (Humas) — Kegiatan cek kesehatan gratis digelar dalam rangka Pujawali ke-28 di Pura Agung Tamansari Halim Perdanakusuma, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan umat sekaligus bagian dari penguatan layanan sosial keagamaan yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini disambut antusias oleh masyarakat, terlihat dari tingginya partisipasi peserta yang hadir untuk memanfaatkan layanan gratis tersebut.
Mengusung tema “Cintai Dirimu dengan Cek Kesehatan”, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama dalam mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan sebagai bagian penting dari kualitas hidup yang seimbang antara jasmani dan rohani.
Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Ni Putu Suparini, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran Kemenag sebagai leading sector dalam pembinaan umat, tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga kesejahteraan sosial dan kesehatan.
“Kementerian Agama hadir tidak hanya dalam penguatan aspek spiritual, tetapi juga menyentuh dimensi sosial dan kesehatan umat. Kolaborasi dengan Pura Agung Tamansari ini menjadi contoh nyata bagaimana pelayanan umat dapat dilakukan secara terpadu dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Ni Putu Suparini.
Ia menambahkan bahwa sinergi lintas sektor dalam kegiatan ini menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. “Kegiatan seperti ini diharapkan terus berkelanjutan dan menjadi model pelayanan umat yang integratif,” lanjutnya.
Ketua panitia kegiatan, I Gede Eka Santika, menyampaikan bahwa kegiatan cek kesehatan gratis ini merupakan bagian dari rangkaian Pujawali yang mengusung semangat berbagi dan kepedulian sosial. “Kami ingin momentum Pujawali tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai ruang untuk berbagi dan melayani masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan. “Harapannya, masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan adalah investasi masa depan yang harus dijaga sejak dini,” kata I Gede Eka Santika.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Kementerian Agama pun terus berkomitmen menghadirkan layanan yang berdampak luas, berkelanjutan, dan membawa kebaikan bagi seluruh umat.