Jakarta (Humas MIN 17 Kepulauan Seribu) — Kepala MIN 17 Kepulauan Seribu, Bahtiaroni, menghadiri peluncuran Gerakan Jakarta Berwakaf yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta buka puasa bersama yang berlangsung di Masjid Raudhatul Jannah. Senin, (9/3/2026).
Peluncuran gerakan ini dipimpin oleh Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Adib. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Gerakan Jakarta Berwakaf bertujuan untuk mengoptimalkan potensi wakaf uang di wilayah DKI Jakarta sehingga dapat menjadi dana abadi yang mendukung berbagai kegiatan keumatan.
Menurut Adib, wakaf uang memiliki peluang besar untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, wakaf uang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program sosial, pendidikan, dan pengembangan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Kamaruddin Amin, turut memberikan arahan. Ia mendorong DKI Jakarta agar dapat menjadi salah satu kota wakaf uang di Indonesia yang mampu menggerakkan potensi ekonomi umat melalui gerakan wakaf yang terorganisir.
Kamaruddin Amin menegaskan bahwa wakaf uang merupakan salah satu instrumen filantropi Islam yang strategis. Apabila dikelola dengan baik, wakaf uang dapat menjadi sumber pembiayaan jangka panjang untuk berbagai program kemaslahatan masyarakat.
Kehadiran Bahtiaroni dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan dari kalangan pendidikan terhadap penguatan gerakan wakaf. Ia menilai bahwa wakaf tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga keagamaan, tetapi juga dapat disosialisasikan melalui dunia pendidikan.
Melalui Gerakan Jakarta Berwakaf ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat semakin kuat dalam membangun kesadaran berwakaf serta mengembangkan wakaf uang sebagai instrumen pemberdayaan umat yang berkelanjutan di DKI Jakarta. (j)