Berita

Kemenag Jakarta Selatan Perkuat Pembinaan ASN Lewat Kultum Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026
Dibaca 145 kali
blog

Jakarta (Humas Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan) — Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan terus memperkuat pembinaan keagamaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kegiatan kultum Ramadan yang dilaksanakan setelah salat Zuhur di aula kantor setempat, Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan rohani selama bulan suci Ramadan untuk meningkatkan integritas dan kepedulian sosial pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

 

Kultum disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam Kankemenag Kota Jakarta Selatan, Ahmad Zaki, dan diikuti oleh para pegawai serta pejabat di lingkungan kantor. Kegiatan rutin tersebut dilaksanakan sebagai sarana penguatan nilai-nilai keagamaan sekaligus pembinaan mental spiritual ASN selama menjalankan ibadah puasa.

 

Dalam tausiyahnya, Ahmad Zaki menyampaikan rasa syukur karena seluruh pegawai masih dapat menjalankan ibadah puasa hingga memasuki hari ke-20 Ramadan. Ia juga mengapresiasi keikutsertaan pegawai yang tetap mengikuti kegiatan keagamaan di tengah pelaksanaan tugas kedinasan.

 

“Kita patut bersyukur karena masih diberikan kesehatan sehingga dapat menjalankan ibadah puasa sampai hari ke-20 Ramadan. Semangat mengikuti kegiatan keagamaan di kantor menunjukkan komitmen kita untuk terus memperbaiki diri,” ujar Ahmad Zaki.

 

Ia menjelaskan bahwa ibadah puasa tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga mengandung nilai sosial yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ajaran Islam menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Ahmad Zaki mencontohkan kewajiban zakat fitrah sebagai salah satu bentuk nyata dimensi sosial dalam ibadah puasa. Ia menyampaikan bahwa zakat fitrah bertujuan membantu masyarakat yang kurang mampu agar dapat merasakan kebahagiaan pada hari raya Idulfitri.

 

“Zakat fitrah mengajarkan kita bahwa ibadah tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga harus membawa manfaat bagi orang lain, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.

 

Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk meningkatkan kualitas amal dengan menjadi pribadi yang gemar berbuat kebaikan atau muhsin. Menurutnya, setiap perbuatan baik, baik berupa bantuan materi maupun sikap tolong-menolong, memiliki nilai ibadah di sisi Allah SWT.

 

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai ASN di lingkungan Kementerian Agama. Sikap saling membantu dan melayani masyarakat dengan baik merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam pekerjaan.

 

Menutup kultumnya, Ahmad Zaki mengajak seluruh pegawai memanfaatkan sepuluh hari terakhir Ramadan untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal sosial. Melalui kegiatan pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan, Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan berupaya membentuk ASN yang berintegritas, berakhlak, dan memiliki kepedulian tinggi sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor