Berita

Kemenag dan FKUB Jakarta Utara Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama

Selasa, 25 November 2025
Dibaca 343 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara, Mawardi Abdul Gani, menerima audiensi pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jakarta Utara periode 2025–2030 di Aula Muzdalifah pada Senin (24/11/2025). Pertemuan ini menjadi sarana penguatan kolaborasi antara Kemenag dan FKUB dalam menjaga harmoni sosial serta kerukunan umat beragama di wilayah Jakarta Utara.

 

Ketua FKUB Jakarta Utara, M. Sodikin Maksudi, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan memperkuat sinergi dengan Kemenag melalui berbagai program dialog dan kerja sama lintas agama. Ia menegaskan bahwa FKUB berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang rukun, aman, dan damai.

 

Dalam kesempatan tersebut, Mawardi menekankan bahwa Kementerian Agama membutuhkan masukan dari FKUB sebagai mitra strategis dalam mengawal kerukunan antarpemeluk agama. Ia menilai pengalaman FKUB dalam mediasi dan dialog antarumat beragama sangat penting bagi stabilitas sosial di Jakarta Utara. “Jakarta Utara yang merupakan wilayah pesisir dengan keberagaman suku dan agama memiliki potensi konflik yang besar,” ujarnya.

 

Mawardi juga menyinggung bahwa keberagaman di Indonesia bisa terjaga karena landasan kuat berupa Pancasila yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa. Ia menyampaikan secara tidak langsung bahwa pilihan Pancasila sebagai dasar negara telah mempersatukan bangsa yang majemuk. “Harmoni keberagamaan di Indonesia bahkan jauh lebih tinggi dibanding beberapa negara Eropa maupun Uni Emirat Arab,” imbuhnya.

 

Ia berharap kolaborasi Kankemenag dan FKUB dapat terus ditingkatkan untuk menjaga kerukunan internal maupun antarumat beragama. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci terciptanya masyarakat Jakarta Utara yang hidup berdampingan secara damai dan saling menghargai perbedaan.

 

Dalam audiensi ini, M. Sodikin Maksudi juga memperkenalkan jajaran pengurus FKUB yang berasal dari berbagai agama serta unsur MUI, organisasi masyarakat, dan lembaga keagamaan lainnya. Pertemuan turut dihadiri Kasubbag TU, Penyelenggara Buddha, Penyelenggara Kristen, serta Koordinator KUB dan Ortala.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor