JAKARTA — Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Abdul Hakim, melakukan takziah ke rumah duka almarhumah Dideh binti Tuidih, ibunda dari Mursidih, di Buaran, Jakarta Timur, Sabtu (14/2/2026).
Takziah tersebut dilakukan sebagai bentuk belasungkawa dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Almarhumah meninggal dunia pada Jumat malam, dan rumah duka dipenuhi keluarga, kerabat, serta rekan kerja yang hadir untuk mendoakan almarhumah.
Dalam kesempatan itu, Abdul Hakim menyampaikan duka cita atas wafatnya ibunda Mursidih. Ia menyampaikan belasungkawa atas nama keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu.
“Atas nama keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibunda tercinta dari Bapak Mursidih. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf beliau, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Abdul Hakim.
Abdul Hakim juga mengatakan bahwa kehilangan seorang ibu merupakan duka mendalam bagi keluarga. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi ujian tersebut.
“Kehilangan seorang ibu adalah kehilangan yang sangat mendalam. Namun kami percaya, setiap ketentuan Allah pasti mengandung hikmah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan untuk melewati ujian ini,” katanya.
Sementara itu, Mursidih menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan yang diberikan jajaran Kementerian Agama. Ia mengatakan kehadiran Abdul Hakim dan rekan kerja menjadi penguat bagi keluarga di tengah suasana duka.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian, doa, dan dukungan dari Abdul Hakim serta keluarga besar Kementerian Agama. Kehadiran dan kepedulian ini menjadi penguat bagi kami di tengah duka yang mendalam. Semoga segala kebaikan yang diberikan dibalas oleh Allah SWT,” ujar Mursidih.
Kegiatan takziah tersebut menjadi bagian dari bentuk empati dan dukungan antarpegawai di lingkungan Kementerian Agama terhadap keluarga yang sedang berduka.