Berita

KanKemenag Jakarta Utara Siapkan Posko Lebaran dan Masjid Ramah Pemudik

Senin, 9 Maret 2026
Dibaca 509 kali
blog

Rapat Koordinasi

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara Mawardi Abdul Gani memimpin rapat koordinasi penguatan program kerja di ruang rapat Kankemenag Jakarta Utara, Senin (9/3/2026). Rapat membahas persiapan Gerakan Jakarta Berwakaf, program Masjid Ramah Pemudik, pembentukan Posko Lebaran, serta agenda buka puasa bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari peningkatan layanan keagamaan kepada masyarakat.

 

Rapat dihadiri Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, serta para koordinator pelaksana di lingkungan Kankemenag Jakarta Utara. Koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai arahan Kementerian Agama, terutama dalam menghadapi momentum Ramadan dan Idulfitri.

 

Dalam arahannya, Mawardi menginstruksikan agar segera diterbitkan Surat Keputusan pembentukan Posko Lebaran yang akan bertugas memantau situasi keagamaan di wilayah Jakarta Utara, khususnya pada malam takbiran. Posko tersebut melibatkan unsur Bimas Islam serta jajaran Kementerian Agama di tingkat kecamatan.

 

“Kita harus memastikan bahwa dalam pelaksanaan takbir, ada petugas dari Kementerian Agama yang hadir di tengah masyarakat untuk mengawal dan memantau secara langsung,” ujar Mawardi.

 

Ia menambahkan bahwa kehadiran petugas di lapangan merupakan bagian dari tugas pelayanan kepada masyarakat agar kegiatan keagamaan berjalan tertib dan kondusif. Menurutnya, peran Kementerian Agama tidak hanya pada aspek administrasi, tetapi juga memastikan kegiatan keagamaan berlangsung dengan baik di tengah masyarakat.

 

Selain itu, rapat juga membahas pelaksanaan program Masjid Ramah Pemudik yang akan dijalankan di wilayah Jakarta Utara. Program ini merupakan arahan Menteri Agama agar masjid di jalur strategis dapat memberikan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

 

Mawardi menjelaskan bahwa melalui program tersebut, masjid diharapkan dapat menjadi tempat istirahat yang nyaman bagi para musafir, “Program Masjid Ramah Pemudik diharapkan menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat layanan sosial yang terbuka bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat,” katanya.

 

Program Masjid Ramah Pemudik direncanakan diluncurkan pada Rabu (11/3/2026). Kementerian Agama Kota Jakarta Utara akan berkoordinasi dengan pengurus masjid agar fasilitas seperti tempat istirahat, air bersih, dan ruang ibadah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat selama arus mudik.

 

Dalam rapat tersebut juga dibahas agenda buka puasa bersama ASN Kankemenag Jakarta Utara yang akan dilaksanakan secara sederhana dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Mawardi mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mempererat kebersamaan di lingkungan kerja sekaligus memperkuat koordinasi pelayanan kepada masyarakat, “Fokus utama dari kegiatan buka puasa bersama adalah mempererat silaturahim dan memperkuat kebersamaan dalam menjalankan tugas pelayanan,” ujarnya.

 

Pada kesempatan itu, Mawardi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah berpartisipasi dalam Gerakan Jakarta Berwakaf. Ia menyebutkan bahwa partisipasi tersebut mendukung program Kementerian Agama dalam pemberdayaan umat melalui wakaf. Ia berharap keterlibatan ASN dapat mendorong masyarakat untuk ikut berpartisipasi sehingga manfaat wakaf dapat dirasakan lebih luas.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor