Berita

Kepala KanKemenag : Madrasah Kian Jadi Pilihan Utama, Guru Diminta Perkuat Mutu dan Karakter

Rabu, 8 Juli 2026
Dibaca 41 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Affan Sofwan, menegaskan bahwa madrasah kini semakin dipercaya masyarakat sebagai pilihan utama dalam pendidikan. Karena itu, seluruh tenaga pendidik diminta terus meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat pembinaan karakter peserta didik agar mampu melahirkan generasi yang unggul, berprestasi, dan berakhlakul karimah.

 

Hal tersebut disampaikan Affan saat membuka Rapat Kerja MTs Negeri 20 Jakarta Tahun Pelajaran 2026/2027 di Jakarta, Selasa (8/7/2026).

 

Affan mengatakan, perkembangan madrasah di Jakarta, khususnya di wilayah Jakarta Timur, menunjukkan kemajuan yang signifikan, baik dari aspek kualitas pendidikan maupun sarana dan prasarana. Menurutnya, meningkatnya kepercayaan masyarakat menjadi bukti bahwa madrasah mampu menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.

 

"Saya senang dan bangga. Hampir semua madrasah kita, khususnya di Jakarta Timur dan Jakarta pada umumnya, gedungnya sudah sangat bagus, bersih, dan rapi. Yang lebih membanggakan lagi, madrasah sekarang sudah menjadi pilihan utama masyarakat, bukan lagi alternatif," ujar Affan.

 

Ia menegaskan, kepercayaan masyarakat tersebut harus dijawab dengan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Madrasah tidak hanya dituntut menghasilkan peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter, akhlak, dan integritas generasi muda.

 

Menurut Affan, berbagai prestasi yang diraih peserta didik madrasah di tingkat kota, provinsi, nasional, hingga internasional menjadi modal penting untuk terus meningkatkan daya saing. Namun demikian, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi, bukan alasan untuk berpuas diri.

 

Selain peningkatan mutu akademik, Affan juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan madrasah yang sehat, bersih, aman, dan nyaman sebagai pendukung proses pembelajaran.

 

"Kalau lingkungan kerja nyaman dan kondusif, proses pendidikan akan berjalan lebih optimal. Ini harus terus kita jaga dan tingkatkan," katanya.

 

Menghadapi perkembangan teknologi, Affan mendorong para guru agar terus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Menurutnya, guru perlu menghadirkan suasana belajar yang kreatif, interaktif, dan menyenangkan agar mampu membangkitkan semangat belajar peserta didik.

 

"Jangan ada guru yang mandek dengan metode lama. Manfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Hadirkan suasana kelas yang nyaman, menyenangkan, dan mampu membangkitkan rasa ingin tahu peserta didik agar mereka tidak merasa bosan," tegasnya.

 

Meski demikian, Affan mengingatkan bahwa transformasi pembelajaran berbasis teknologi harus tetap berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keagamaan. Ia menegaskan, keunggulan madrasah terletak pada kemampuannya mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dengan iman dan takwa (IMTAQ).

 

"Keunggulan madrasah ada pada kemampuan mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan keimanan. Penguatan pendidikan agama harus terus dilakukan melalui sinergi antara madrasah dan KUA maupun kolaborasi dengan berbagai pihak," ujarnya.

 

Menutup arahannya, Affan mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus menjaga marwah profesi pendidik sebagai teladan bagi peserta didik. Ia optimistis, dengan kolaborasi, inovasi, dan semangat pengabdian, madrasah akan semakin mampu mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

 

"Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga menjadi contoh. Mari kita terus menjaga marwah guru dan bersama-sama bekerja keras agar madrasah mampu mencetak generasi berprestasi, unggul, dan berakhlakul karimah," pungkasnya.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor