Berita
Halal Bihalal 2026

Kakanwil Laporkan Pencapaian Program, Simak Berikut Ini

Senin, 30 Maret 2026
Dibaca 164 kali
blog

Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Adib memberikan sambutan saat Halal Bihalal di Masjid Raudhatul Jannah./Humas

Jakarta (Humas Kemenag DKI) --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, menyampaikan laporan keberhasilan pelaksanaan berbagai kegiatan selama bulan Ramadhan dalam acara halal bihalal yang dilaksanakan di Masjid Raudhatul Jannah. Dalam sambutannya, Adib mengungkapkan bahwa seluruh kegiatan di kantor kanwil berjalan dengan lancar dan sukses, didukung penuh oleh keluarga besar Kementerian Agama DKI Jakarta.

 

Menurutnya, Salah satu pencapaian paling menonjol adalah kesuksesan Gerakan Wakaf DKI Jakarta yang diselenggarakan khusus pada bulan Ramadhan. Menurut Adib, dari keluarga besar Kementerian Agama DKI Jakarta berhasil terkumpul dana wakaf uang sebanyak kurang lebih 700 juta rupiah. Pencapaian ini diyakini Adib akan terus berkembang menjadi potensi wakaf yang lebih besar lagi di DKI Jakarta.

 

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi bola salju untuk terus menggulirkan potensi wakaf uang yang ada di DKI Jakarta," ujar Adib dihadapan Menteri Agama, Stafsus dan Staf ahli, Senin (30/3).

 

Selain gerakan wakaf, keluarga besar ASN Kementerian Agama juga berhasil mengumpulkan dana khusus untuk pembangunan sarana dan prasarana Masjid Raudhatul Jannah. Adib melaporkan bahwa dana yang terkumpul mencapai sekitar 160 juta rupiah dan akan digunakan untuk melengkapi fasilitas masjid. Dana ini nantinya akan digunakan untuk pemasangan lampu masjid yang telah dipesan dan direncanakan akan terpasang pada momen Idul Adha mendatang.

 

“Terima kasih pada seluruh keluarga besar Kementerian Agama DKI Jakarta yang telah berperan aktif dalam mewujudkan pembangunan masjid yang megah ini,” ungkapnya.

 

Masjid Raudhatul Jannah merupakan proyek yang telah ditangani secara lintas generasi pimpinan kanwil, melibatkan lima kakanwil sejak dari pemasangan fondasi hingga penyelesaian. Menurut Adib, masjid empat lantai ini telah diresmikan oleh Menteri Agama sebelum bulan Ramadhan lalu.

 

Dan kedepannya, Kanwil DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai rencana pengembangan lebih lanjut termasuk penertiban lantai bawah untuk dijadikan tempat parkir sekaligus ballroom, pemasangan lift hingga lantai empat, serta pengadaan perpustakaan masjid.

 

“Kita akan mengajukan usulan ke Kementerian PUPR untuk melengkapi fasilitas-fasilitas tersebut,” jelasnya.

 

Adib juga melaporkan penyelesaian pembangunan Pusat Pelayanan Terpadu (PTSP) kanwil yang telah diresmikan Menteri Agama. Fasilitas pelayanan publik ini dirancang dengan konsep ramah terhadap berbagai kalangan masyarakat.

 

"Gedung PTSP ini sudah ramah perempuan karena ada ruang laktasi, ramah anak dengan tempat bermain, dan ramah difabel karena sudah mengikuti standar operasional prosedur pembangunan dan pelayanan publik yang ramah terhadap difabel, lansia, perempuan, dan lain sebagainya," jelas Adib.

 

Di bidang pendidikan, Kakanwil Adib menyampaikan prestasi gemilang madrasah-madrasah negeri di DKI Jakarta yang kini menjadi pilihan utama masyarakat. Adib mengungkapkan bahwa beberapa kepala madrasah justru mengalami kesulitan menolak peserta didik baru karena tingginya animo masyarakat. Sebagai contoh, di salah satu madrasah kuota pendaftaran hanya 40 orang namun penerimaan pendaftaran mencapai ribuan peserta. Fenomena ini menunjukkan bahwa madrasah-madrasah di DKI Jakarta telah menjadi sekolah pilihan utama bagi masyarakat Jakarta.

 

"Ini sudah luar biasa bahwa madrasah-madrasah DKI Jakarta sekarang menjadi pilihan utama masyarakat DKI Jakarta," ujarnya.

 

Lanjutnya, Pencapaian luar biasa juga ditunjukkan dari tingkat penerimaan lulusan madrasah di perguruan tinggi negeri. Menurut laporan Adib, beberapa madrasah aliyah negeri mencapai tingkat penerimaan 100 persen, sementara beberapa madrasah lainnya mencapai 90 persen. Bahkan, kebanyakan dari lulusan madrasah yang diterima bukan hanya di PTKI tetapi juga di perguruan tinggi negeri umum.

 

“Siswa-siswa madrasah menganggap Universitas Indonesia sebagai "milik kita" karena tingginya tingkat penerimaan lulusan madrasah di universitas tersebut,” jelasnya.

 

Komitmen Kanwil Kemenag DKI untuk meningkatkan tata kelola madrasah terbukti nyata dengan prestasi yang dicapai pada tahun ini, dimana Madrasah Aliyah Negeri 4 Jakarta berhasil meraih predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

 

"Kita harapkan Satker-Satker di DKI Jakarta semua berlomba untuk menuju WBK dan setelah itu menuju WBBM sehingga kita semua bisa semakin berkontribusi dalam bekerja dan berkarya untuk Kementerian Agama,” ungkapnya.

 

Acara halal bihalal yang dihadiri oleh Pejabat Eselon III, Para Kepala KanKemenag Kota/Kab, Para Kepala madrasah negeri baik tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah, maupun Aliyah se-DKI Jakarta dengan tujuan utama mendapatkan arahan dan bimbingan dari Menteri Agama.

 

“Kita berharap, arahan dan bimbingan dari Bapak Menteri Agama dapat menjadi pendorong semangat bagi seluruh ASN Kementerian Agama DKI Jakarta untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor