Jakarta (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu kembali mengadakan kegiatan kultum rutin ba’da zuhur yang berlangsung di kantor perwakilan, pada Rabu (29/4/2026).
Tausiah kali ini disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kepulauan Seribu Selatan, Irvan Dady, dengan mengangkat tema “Lima Pesan Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW.”
Dalam tausiahnya, Irvan Dady mengajak seluruh pegawai dan jamaah yang hadir untuk merenungi pesan-pesan penting yang sarat makna kehidupan, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia.
Ia menjelaskan, pesan pertama adalah “isy ma syi’ta fa innaka mayyitun” (hiduplah sesukamu, namun engkau pasti akan mati). Pesan ini mengingatkan bahwa kematian adalah sebuah kepastian yang tidak dapat dihindari.
“Sejauh apa pun kita mengejar dunia, garis akhirnya tetaplah kematian. Karena itu, mari kita mempersiapkan diri dengan memperbanyak taubat, menjaga lisan, serta meningkatkan kualitas ibadah sebagai bekal terbaik,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan sering mengingat kematian, seseorang akan lebih terdorong untuk memperbaiki diri dan menyegerakan taubat.
“Orang yang sering mengingat kematian akan lebih berhati-hati dalam bertindak, menjaga ucapan, dan tidak menunda-nunda kebaikan,” tambahnya.
Pada pesan kedua, ia mengingatkan agar manusia tidak berlebihan dalam mencintai sesuatu, karena pada akhirnya semua akan berpisah.
“Cintailah sesuatu sewajarnya, karena apa pun yang kita cintai di dunia ini pada akhirnya akan berpisah. Begitu juga dalam membenci, jangan berlebihan, karena bisa jadi yang kita benci justru suatu saat menjadi yang kita cintai,” tuturnya.
Lebih lanjut, pada pesan ketiga, Irvan Dady menegaskan bahwa setiap perbuatan manusia pasti akan mendapatkan balasan dari Allah SWT.
“Kerjakanlah apa yang kamu mau, tetapi ingat, semua akan ada balasannya. Sekecil apa pun kebaikan atau keburukan yang kita lakukan, pasti akan diperhitungkan oleh Allah SWT,” tegasnya.
Pesan keempat menyoroti kemuliaan seorang mukmin yang terlihat dari ibadahnya, khususnya di malam hari.
“Kemuliaan seorang mukmin itu tampak dari kedekatannya dengan Allah, salah satunya melalui shalat malam atau tahajud. Di situlah kekuatan spiritual seorang hamba dibangun,” jelasnya.
Sementara itu, pada pesan kelima, ia mengingatkan bahwa kehormatan seorang mukmin tidak bergantung pada manusia, melainkan kepada Allah SWT.
“Jangan gantungkan kehormatan kita kepada manusia. Sandarkan segala urusan kepada Allah SWT, karena bisa jadi apa yang kita anggap buruk justru yang terbaik menurut-Nya,” imbuhnya.
Di akhir tausiahnya, Irvan Dady berharap pesan-pesan tersebut dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kita semua mampu mengamalkan pesan-pesan ini dan termasuk dalam golongan hamba-hamba Allah yang senantiasa mendapatkan rahmat dan ridha-Nya,” pungkasnya.
Kegiatan kultum rutin ini menjadi salah satu sarana pembinaan rohani bagi pegawai di lingkungan Kemenag Kepulauan Seribu, guna memperkuat keimanan serta meningkatkan kualitas ibadah di tengah aktivitas sehari-hari.