Jakarta (Humas MIN 17 Kepulauan Seribu) --- MIN 17 Kepulauan Seribu Kampus B menggelar aksi bersih-bersih pantai dan penanaman pohon mangrove dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026 di kawasan pesisir Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini melibatkan siswa, guru, dan tenaga pendidik sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
Aksi lingkungan tersebut dipusatkan di area pantai Pulau Panggang sejak pagi hari. Para siswa tampak antusias memungut sampah organik maupun anorganik yang tersebar di bibir pantai, sekaligus mengikuti kegiatan edukatif tentang pentingnya menjaga kebersihan laut dan ekosistem pesisir.
Koordinator MIN 17 Kepulauan Seribu Kampus B, Abdul Halim, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter sekaligus pembelajaran langsung bagi siswa tentang pentingnya menjaga bumi sejak usia dini. Menurutnya, peringatan Hari Bumi menjadi momentum tepat untuk menanamkan kesadaran lingkungan kepada peserta didik.
Ia menjelaskan, kegiatan bersih-bersih pantai dilakukan untuk mengurangi pencemaran di wilayah pesisir yang berpotensi merusak ekosistem laut. Sementara itu, penanaman mangrove dilakukan sebagai langkah nyata menjaga abrasi pantai serta mendukung keberlangsungan habitat biota laut di sekitar Pulau Panggang.
Selain membersihkan kawasan pantai, para siswa juga diajak menanam bibit mangrove di titik-titik pesisir yang telah ditentukan. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan fungsi mangrove sebagai pelindung alami pantai, penyerap karbon, serta tempat hidup berbagai jenis organisme laut.
Abdul Halim menambahkan, keterlibatan siswa dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Dengan praktik langsung di lapangan, para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan pentingnya menjaga kebersihan alam dan kelestarian pesisir.
Peringatan Hari Bumi di MIN 17 Kepulauan Seribu Kampus B menjadi wujud nyata pembelajaran berbasis lingkungan yang menanamkan kepedulian, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada siswa. Melalui kegiatan ini, sekolah menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang peduli lingkungan dan memiliki kesadaran menjaga bumi sejak dini. (j)