Jakarta (Humas KanKemenag Jakarta Utara) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara, Mawardi Abdul Gani, secara resmi membuka kegiatan Panggung Al-Qur’an 2026 yang diselenggarakan DPC IPPAQI Jakarta Utara di SMK Cikini Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Al-Qur’an sejak usia dini, khususnya bagi peserta didik Pendidikan Al-Qur’an (PAUDQu).
Dalam sambutannya, Mawardi menyampaikan pentingnya pemahaman orang tua dan pendidik terhadap peran anak sebagaimana digambarkan dalam Al-Qur’an. Ia menjelaskan bahwa anak memiliki empat posisi yang perlu dipahami dan menjadi tanggung jawab bersama dalam proses pendidikan.
“Dalam Al-Qur’an, anak digambarkan dalam empat posisi, yaitu sebagai ujian, amanah yang harus dijaga, perhiasan dunia, dan sebagai penyejuk hati. Hal ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus membimbing anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang beriman dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pendidikan yang tepat akan mengarahkan anak menjadi pribadi yang tidak hanya membanggakan secara lahiriah, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak baik, serta taat kepada ajaran agama.
Menurutnya, tipe ideal anak adalah mereka yang mampu menjadi qurrota a’yun, yakni penyejuk hati bagi orang tua, dengan bekal keimanan, ilmu, dan amal saleh. Oleh karena itu, pendidikan berbasis Al-Qur’an harus terus diperkuat sejak dini.
Mawardi juga memberikan apresiasi kepada DPC IPPAQI Jakarta Utara, para guru PAUDQu, dewan juri, serta panitia pelaksana yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Ia menilai Panggung Al-Qur’an sebagai wadah positif dalam menumbuhkan kecintaan anak terhadap Al-Qur’an sekaligus mengembangkan kreativitas mereka.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Kegiatan Panggung Al-Qur’an 2026 diharapkan menjadi sarana pembinaan generasi Qur’ani yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran Kementerian Agama dalam membangun sumber daya manusia yang religius dan berakhlak mulia.
Mengakhiri sambutannya, Mawardi menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat luas bagi peserta didik, “Selamat berlomba dan berkreasi. Semoga kegiatan ini berjalan sukses dan membawa keberkahan bagi anak-anak kita,” pungkasnya.