Jakarta (Humas MAN 7 Jakarta) — MAN 7 Jakarta kembali menggelar kegiatan kajian pagi di Masjid Darut Thalibin, Rabu (11/2/2026). Kajian Arbain yang diikuti para siswa tersebut menghadirkan Nasrullah dengan materi tentang Rukun Iman sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritualitas peserta didik.
Dalam penyampaiannya, Nasrullah menekankan pentingnya membiasakan diri membaca Al-Qur’an secara rutin. Ia menjelaskan bahwa kemampuan membaca akan terasah apabila terus dilatih dan dijaga dengan konsisten. “Kemampuan seseorang dalam membaca akan terasah ketika ia sering membaca. Kemampuan membaca akan hilang jika jarang membaca Al-Qur’an,” ujarnya di hadapan para siswa.
Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara dan setiap perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban. “Setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan. Semua yang ada di dunia tidak terlepas dari ketentuan Allah SWT,” tuturnya.
Menurut Nasrullah, iman menjadi pondasi utama dalam menjalani kehidupan. Dengan iman yang kokoh, seseorang dinilai mampu menjaga sikap dan mengambil keputusan secara tepat dalam berbagai situasi. Menutup kajian, ia menyampaikan pesan kepada para siswa, “Iman adalah akar yang menguatkan. Iman yang kuat akan mampu mengatasi ujian. Perbaiki iman, perbarui niat.”
Pihak madrasah menyampaikan bahwa kajian Arbain dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai spiritual di lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan tersebut, siswa mendapatkan penguatan pemahaman tentang Rukun Iman sekaligus pembiasaan membaca Al-Qur’an sebagai landasan dalam membangun sikap dan perilaku sehari-hari.