Jakarta Selatan (Humas Kemenag Jakarta Selatan) — Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan bersinergi dengan Direktorat Pencegahan Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88 AT) Polri dalam penyelenggaraan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Pondok Pesantren Darunnajah, Kamis (12/02/2026).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan, M. Yunus Hasyim, hadir dan memberikan sambutan pada kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa sosialisasi merupakan bagian dari upaya pencegahan penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) di lingkungan pendidikan keagamaan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) sebagaimana amanat peraturan perundang-undangan terkait pencegahan tindak pidana terorisme. Sosialisasi difokuskan pada penguatan pemahaman kebangsaan di kalangan santri dan pengelola pesantren,” ujar M. Yunus Hasyim.
Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam pembinaan pendidikan keagamaan, termasuk pondok pesantren, sebagai bagian dari langkah pencegahan IRET. Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga ketahanan ideologi bangsa.
Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan memfasilitasi koordinasi dan audiensi dengan pihak pesantren guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan tepat sasaran. Sinergi tersebut melibatkan unsur pendidikan diniyah dan pondok pesantren serta forum komunikasi lembaga pendidikan keagamaan.
Dalam kesempatan itu, tim Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri menyampaikan materi tentang pentingnya menjaga persatuan, menanamkan nilai toleransi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran paham yang bertentangan dengan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, perwakilan FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah), FKPQ (Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an), serta tim Mabes Polri Densus 88 AT.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam pembinaan pesantren, sekaligus mendorong santri untuk memahami wawasan kebangsaan dan nilai-nilai kebhinekaan dalam kehidupan bermasyarakat.