Berita

Kabid Penmad Dorong GTK MAN 6 Jakarta Timur Berinovasi dan Siap Menghadapi Tantangan Pendidikan

Rabu, 24 Juni 2026
Dibaca 103 kali
blog

Pembinaan guru dan tenaga kependidikan MAN 6 Jakarta Timur

Jakarta (Humas MAN 6 Jakarta) — MAN 6 Jakarta Timur menggelar kegiatan pembinaan bagi guru dan tenaga kependidikan (GTK) sebagai upaya memperkuat budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan komitmen seluruh unsur madrasah dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas serta mendukung transformasi madrasah yang unggul dan berdaya saing.

 

Pembinaan tersebut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Viola Cempaka, dan Ketua Tim Kerja Guru dan Tenaga Kependidikan, Anang Setiawan. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan nyata Kementerian Agama dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah.

 

Kepala MAN 6 Jakarta Timur, Retno Dewi Utami, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan merupakan sarana strategis untuk memperkuat sinergi dan semangat bersama dalam memajukan madrasah.

 

“Kami berharap MAN 6 Jakarta Timur dapat terus berkembang, meningkatkan mutu layanan pendidikan, dan sejajar dengan madrasah-madrasah unggul lainnya. Untuk itu, seluruh unsur madrasah perlu bergerak bersama, saling mendukung, dan berani melakukan perbaikan,” ujarnya.

 

Retno menegaskan bahwa kemajuan madrasah tidak dapat dicapai hanya melalui penyusunan program administratif, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata, evaluasi berkelanjutan, serta peningkatan kualitas pelayanan pendidikan. Menurutnya, setiap guru dan tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, produktif, dan mendorong peserta didik meraih prestasi terbaik.

 

Sementara itu, Anang Setiawan dalam arahannya menekankan bahwa guru dan tenaga kependidikan merupakan motor penggerak utama dalam kemajuan madrasah. Ia menyebutkan bahwa peran GTK tidak hanya terbatas pada pelaksanaan tugas pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membangun budaya mutu, kedisiplinan, dan kolaborasi.

 

“Guru dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam menentukan arah kemajuan madrasah. Saya berharap seluruh peserta dapat memberikan kontribusi melalui ide, masukan, dan kerja sama yang baik untuk mewujudkan target madrasah yang telah ditetapkan,” kata Anang.

 

Ia juga mengajak seluruh unsur madrasah untuk membangun komunikasi yang terbuka dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi. Menurutnya, keberhasilan madrasah merupakan hasil dari keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, hingga komite madrasah.

 

Pada kesempatan tersebut, Viola Cempaka menyampaikan materi pembinaan yang menitikberatkan pada pentingnya inovasi dan penguatan program madrasah yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas peserta didik. Menurutnya, program yang disusun harus mampu membentuk siswa yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki daya saing global.

 

“Program-program yang dibuat harus mampu menjadikan siswa lebih berkarakter dan siap mendunia. Guru dan tenaga kependidikan harus berani berinovasi, keluar dari zona nyaman, serta siap menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang,” tegas Viola.

 

Ia menambahkan bahwa budaya inovasi perlu dibangun di setiap lini kerja madrasah. Guru dan tenaga kependidikan dituntut mampu membaca kebutuhan peserta didik, memanfaatkan perkembangan teknologi, serta menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan tantangan masa depan.

 

Selain itu, Viola juga mengajak para guru untuk melakukan evaluasi terhadap hasil Tes Kemampuan Akademik tahun 2025 sebagai dasar penyusunan strategi peningkatan capaian pada tahun berikutnya. Ia mendorong optimalisasi forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sebagai wadah berbagi praktik baik, melakukan refleksi, dan merancang langkah-langkah peningkatan mutu pembelajaran.

 

Menurutnya, target peningkatan mutu harus didukung oleh komitmen yang kuat, strategi yang terukur, serta evaluasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan memiliki arah yang jelas dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan peserta didik.

 

Melalui kegiatan pembinaan ini, MAN 6 Jakarta Timur semakin meneguhkan komitmennya untuk mendukung program transformasi pendidikan madrasah yang digagas Kementerian Agama. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan peningkatan mutu berkelanjutan, MAN 6 Jakarta Timur optimistis mampu mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, mendunia, serta melahirkan generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan global. (Humas)

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor