Berita

Inovasi Sabun Ramah Lingkungan, Tim Riset MIN 14 Jakarta Raih Silver Medal di JISF 2026

Kamis, 30 April 2026
Dibaca 177 kali
blog

Tim Riset 2026 MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif berfoto bersama usai meraih Silver Medal dalam ajang Jakarta International Science Fair (JISF) 2026 di i3L University, Jakarta Timur, Senin (27/4/2026)

Jakarta (Humas MIN 14 Jakarta) — Prestasi membanggakan kembali diraih siswa sekolah dasar dalam ajang sains internasional. Tim Riset 2026 MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif berhasil meraih Silver Medal pada kategori Life Science dalam Jakarta International Science Fair (JISF) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan i3L University. Penghargaan tersebut diumumkan dalam Awarding Ceremony di i3L University, Jakarta Timur, Senin (27/04/2026).

 

Tim riset mengusung penelitian berjudul “BIOVERA HANDCARE (Biotech-Enhanced Aloe Vera Eco Hand Care) ‘Nature Powered Protection’” yang berfokus pada pengembangan sabun cuci tangan berbahan dasar alami, ramah lingkungan, dan memanfaatkan teknologi bioteknologi sederhana.

 

Melalui riset ini, para siswa menghadirkan solusi inovatif berupa sabun cuci tangan yang tidak hanya efektif menjaga kebersihan, tetapi juga aman bagi kulit serta lingkungan. Pemanfaatan lidah buaya sebagai bahan utama menjadi keunggulan karena dikenal memiliki manfaat alami dalam menjaga kesehatan kulit.

 

Tim riset terdiri dari enam siswa, yaitu Sulthan Alvian Hevianto, Ratifa Mufidah, Adibah Khaira Hisan, Muhammad Ammar Nabil, Ahsan Ilman, dan Zifara Alya Aziza. Mereka bekerja sama sejak tahap perancangan ide, pengujian produk, hingga mempresentasikan hasil penelitian di hadapan dewan juri internasional.

 

Salah satu anggota tim, Ilman, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. “Kami sangat senang bisa meraih penghargaan ini. Prosesnya tidak mudah, tetapi kami belajar banyak dan semakin semangat untuk mencoba hal baru,” ujarnya.

 

Pembimbing tim, Inas, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan kekompakan siswa. “Mereka menunjukkan semangat belajar yang luar biasa, tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam karya nyata,” katanya.

 

Senada dengan itu, pembimbing lainnya, Ghani, menilai pengalaman mengikuti kompetisi ini menjadi bekal penting bagi perkembangan siswa. “Ajang seperti ini melatih keberanian, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis. Kami berharap ini menjadi langkah awal untuk prestasi yang lebih tinggi,” ungkapnya.

 

Prestasi ini semakin memperkuat komitmen MIN 14 Jakarta dalam menumbuhkan budaya riset dan inovasi sejak dini, sekaligus mendorong siswa untuk menciptakan solusi kreatif yang bermanfaat bagi lingkungan dan kehidupan sehari-hari. (dm)

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor