Jakarta [Humas Kankemenag Jakarta Utara] --- Dalam rangka mengapresiasi siswa dan siswi yang telah menyelesaikan pendidikan, MI dan MTs Tahfidz Baitul Huda Cilincing Jakarta Utara menggelar Haflah Takhrij Tahun Pelajaran 2025/2026 di Sunter Jakarta belum lama ini. Kegiatan juga digelar untuk mengukuhkan capaian hafalan Al-Qur'an para peserta didik. Rabu, (17/6/2026).
Agenda tahunan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pihak madrasah, orang tua/wali murid dan masyarakat sekitar. Kegiatan yang bertemakan "Mewujudkan Generasi Qur'ani yang Beradab dan Berakhlak Mulia, Hebat, Berprestasi dan Berwawasan Luas" ini, diikuti oleh puluhan siswa dan siswi MI dan MTs Tahfidz Baitul Huda.
"Wisuda hari ini sejatinya bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan langkah awal perjuangan peserta didik," demikian disampaikan oleh Ketua Pembina Yayasan Tahfidz Baitul Huda, Arif Muzakir Manan, dalam sambutan.
Kepada orang tua/wali murid, Arif berterima kasih atas kepercayaan penuh yang diberikan kepada madrasah untuk mempersiapkan masa depan anak di tengah pengaruh zaman yang semakin mengkhawatirkan. "Terima kasih telah mempercayakan pendidikan kepada madrasah. Hakikat mendidik adalah tugas orang tua, kami hanya membantu kewajiban mendidik," terang Arif.
Atas kepercayaan yang diberikan, Yayasan Tahfidz yang dibinanya ini akan terus berfokus kepada girah tahfidz [hafalan] Al-Qur'an, berorientasi kepada bekal perjalanan akhirat tanpa meninggalkan pendidikan umum bagi masa depan peserta didik.
"Selamat kepada seluruh siswa yang diwisuda hari ini, dan selamat dan bahagia kepada seluruh wali murid atas pencapaian anak-anak kita," katanya mengakhiri sambutan.
Sementara itu, Kepala MI Tahfidz Baitul Huda, Muhammad Rafsanjani mengabarkan bahwa prosesi Wisuda ini diikuti oleh 58 peserta didik jenjang MI yang kebanyakan telah menghafal 2 juz dan 18 peserta didik jenjang MTs yang rata-rata telah menghafal 4 juz Al-Qur'an.
"Teruslah mencintai Al-Qur'an, berkakhlak mulia, berbakti kepada kedua orang tua dan menghormati gurumu. Berbakti kepada keduanya merupakan pintu keberkahan dari semua ilmu yang telah didapat," kata Kamad.