Jakarta (Humas MTsN 34 Jakarta) — Seluruh guru dan murid MTsN 34 Jakarta mengawali semester genap Tahun Ajaran 2025–2026 dengan mengikuti upacara bendera yang digelar di halaman madrasah, Senin (5/1). Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB hingga 07.30 WIB tersebut berlangsung tertib dengan pengurus OSIS sebagai petugas upacara.
Kepala MTsN 34 Jakarta, Halwati, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, menumbuhkan nilai keimanan, serta menyiapkan generasi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Madrasah ini bukan hanya tempat belajar, tetapi rumah kedua bagi tumbuhnya mimpi, karakter, dan masa depan kalian. Hidup tidak meminta kita sempurna, tetapi meminta kita terus bertumbuh,” ujar Halwati dalam amanatnya.
Menurutnya, pendidikan di madrasah tidak berorientasi pada siapa yang paling pintar, melainkan pada proses menemukan jati diri dan mengembangkan potensi setiap peserta didik. Hal ini sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pendidikan keagamaan yang inklusif, humanis, dan berdampak langsung bagi pembentukan karakter generasi muda.
Halwati menyampaikan, terdapat tiga panduan utama dalam menghadapi semester genap. Pertama, melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran sebelumnya dengan menjadikan kegagalan sebagai pelajaran dan keberhasilan sebagai sarana untuk bersyukur. Kedua, meneguhkan tujuan pembelajaran agar peserta didik tumbuh menjadi manusia yang beriman, berakhlak mulia, mampu berpikir kritis, serta berguna bagi sesama. Ketiga, membangun dialog dari hati ke hati antara guru dan murid sebagai bagian dari ekosistem pendidikan yang sehat.
Ia menekankan pentingnya lingkungan belajar yang aman dan mendukung. “Jangan pernah berkata ‘saya tidak bisa’, gantilah dengan ‘saya sedang belajar’. Madrasah ini bukan tempat menghakimi, tetapi tempat menemani kalian tumbuh,” tuturnya.
Lebih lanjut, Halwati mengajak seluruh warga madrasah untuk membangun kelas yang hidup, hangat, dan saling menghargai. Ia berharap setiap ruang kelas menjadi tempat yang aman untuk bertanya, berani mencoba, serta tidak menertawakan kegagalan.
Menutup amanatnya, Halwati menyampaikan harapan agar tahun 2026 menjadi momentum baru bagi seluruh peserta didik dan pendidik untuk melangkah dengan niat yang lebih baik, usaha yang konsisten, dan doa yang kuat.
“Tahun ini adalah kesempatan baru. Mari kita jalani dengan langkah kecil tapi konsisten, hati yang bersih, serta keyakinan bahwa setiap anak adalah amanah dan harapan masa depan umat dan bangsa,” pungkasnya.
Kegiatan upacara bendera ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah di bawah binaan Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga penguatan karakter dan nilai keagamaan yang berdampak positif bagi masyarakat.