Berita

ASN Bermunajat, Sambut Awal Tahun Baru Islam 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026
Dibaca 388 kali
blog

Tahun baru islam

Jakarta [Humas Kankemenag Jakarta Utara] --- Pergantian tahun baru Islam 1447 H menuju 1448 H ditandai dengan pembacaan doa awal tahun yang dilaksanakan oleh sivitas Kankemenag Kota Jakarta Utara di Masjid Al-Ikhlas. Senin, (15/6/2026).

 

Selepas shalat Ashar berjama'ah, para ASN bermunajat bersama memohon kebaikan memasuki tahun baru Islam 1448 H dengan membaca doa awal tahun yang dipimpin oleh DKM Masjid Al-Ikhlas/Pelaksana Seksi PD Pontren, M. Najib.

 

Hadir membersamai kegiatan, Kakankemenag Kota Jakarta Utara, Kasubbag TU, para Kasi dan Penyelenggara. Kakankemenag Mawardi dalam sambutan berharap segala kekhilafan maupun kesengajaan buruk perilaku para ASN mendapatkan pengampunan Allah SWT.

 

"Semoga di tahun baru nanti, Allah berikan kesempatan bagi kita untuk senantiasa memperbaiki diri, mengingat bahwa manusia bukanlah makhluk yang sempurna yang luput dari khilaf, salah dan dosa," ucap Mawardi.

 

Namun Mawardi menegaskan bahwa kebaikan di tahun 1447 H nanti tidaklah datang dengan sendirinya. Perubahan perilaku yang baik sejatinya didasarkan oleh niat dan kemauan yang tinggi. "Niatnya harus kuat dan gigih, bahwa hari esok harus lebih baik daripada hari ini," kata Mawardi menegaskan.

 

Palsafah hidup yang disampaikan Mawardi harus dipedomani oleh setiap ASN. Hal ini penting dilakukan agar kehidupan tidak menjadi jenuh dan cenderung itu-itu saja, dan merupakan langkah awal untuk menjalani kehidupan yang sarat dengan kebaikan.

 

"Sudah pantas bagi kita untuk terus menerus berbuat kebaikan dalam hidup sebagai bekal menyongsong kehidupan abadi yakni kematian," imbuh Kakankemenag.

 

Hakikat kematian yang disampaikan Mawardi adalah pertanggung jawaban amal manusia kepada sang pencipta pada saatnya nanti. Katanya, salah satu ikhtiar agar mendapat ridho ilahi adalah dengan membuat orang lain senang dan bahagia dengan perbuatan baiknya hingga pantas menjadi ahli syurga yang telah dijanjikan oleh Allah.

 

"Syurganya sudah disiapkan, tinggal bagaimana kita mau atau tidak. Dan kebaikan pada hari ini adalah upaya kita agar Allah sudi menempatkan kita di syurgaNya," ujar Mawardi berharap.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor