Berita

190 Siswa Al Marjan Ikuti Wisuda Tahfidz Al-Qur'an

Ahad, 31 Mei 2026
Dibaca 86 kali
blog

Wisuda Akbar Tahfidz Al-Qur'an

Jakarta [Humas Kankemenag Jakarta Utara] - Yayasan Ilmu Al Marjan Koja Jakarta Utara mewisuda 190 siswa dan siswi penghafal Al-Qur'an dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah dalam Wisuda Akbar Tahfidz Al-Qur'an yang digelar di halaman yayasan, Sabtu (30/5/2026).

 

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi, motivasi, dan pengukuhan bagi peserta didik yang telah menyelesaikan target hafalan Al-Qur'an sesuai jenjang masing-masing. Prosesi wisuda menjadi momentum penghargaan atas proses pembelajaran tahfidz yang dijalani melalui kegiatan ziyadah dan muroja'ah secara berkesinambungan.

 

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Al Marjan, Ananda Muhammad Akbar, menyampaikan bahwa para wisudawan berasal dari berbagai jenjang pendidikan di lingkungan Yayasan Ilmu Al Marjan.

 

“Kami mewisuda 190 siswa dan siswi dari jenjang MI, MTs dan MA,” ujarnya.

 

Muhammad Akbar menjelaskan, rata-rata peserta didik pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah telah menghafal dua juz Al-Qur'an. Adapun peserta didik jenjang Madrasah Aliyah berhasil menyelesaikan hafalan dua hingga tujuh juz Al-Qur'an yang telah melalui proses pengujian bacaan, baik dari aspek fashohah maupun tajwid.

 

Ia mengapresiasi semangat para siswa dalam menyelesaikan target hafalan yang telah ditetapkan. Menurutnya, hafalan yang telah diraih perlu terus dijaga dan ditingkatkan melalui muroja'ah secara rutin serta penerapan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Dengan terus melakukan muroja'ah yang rutin, memperbaiki akhlak sesuai tuntunan Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW,” pesannya.

 

Muhammad Akbar juga menyampaikan apresiasi kepada para guru pembimbing tahfidz dan orang tua yang telah mendampingi proses pendidikan para siswa. Ia menegaskan bahwa wisuda tahfidz merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga dan mengamalkan Al-Qur'an.

 

“Sejatinya ini adalah langkah awal untuk terus menjaga, mengamalkan dan mendakwahkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

 

Ia berpesan agar para wisudawan terus meningkatkan hafalan, memahami makna Al-Qur'an, serta mengimplementasikan ajarannya dalam kehidupan. Menurutnya, keberhasilan seorang penghafal Al-Qur'an tidak hanya diukur dari jumlah hafalan, tetapi juga dari komitmen dalam menjaga dan mengamalkan kandungan ayat-ayat Al-Qur'an.

 

“Kemuliaan penghafal Al-Qur'an bukan terletak dari banyaknya hafalan, tapi pada kesungguhan dalam menjaga dan mengamalkan isi kandungan setiap ayatnya,” pungkas Muhammad Akbar.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor