Pulau Pramuka, Jakarta (Humas Kepulauan Seribu) -- Para Penyuluh Agama Islam pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kepulauan Seribu Utara kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani dan Penyuluhan Agama Islam bagi para siswi SMA Negeri 69 Jakarta. Kegiatan ini berlangsung di Asrama Putri SMAN 69 Jakarta, Pulau Pramuka, pada Selasa malam (20/1/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja rutin Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu yang berkolaborasi dengan satuan pendidikan. Program ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman keislaman sekaligus membentuk karakter religius para siswi di lingkungan asrama.
Hadir sebagai narasumber utama, Juhaeriyah, salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, yang menyampaikan materi bertajuk “Pentingnya Belajar Al-Qur’an untuk Menjaga Kualitas Iman dan Taqwa Menuju Hidup Barokah.”
Dalam pemaparannya, Juhaeriyah menekankan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar untuk dibaca, melainkan harus dipelajari, dipahami, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan rutin, tetapi harus menjadi pedoman hidup. Ketika Al-Qur’an kita pelajari dan amalkan, maka iman dan taqwa akan terjaga dengan baik,” ujar Juhaeriyah.
Menurutnya, kedekatan dengan Al-Qur’an merupakan kunci utama dalam menjaga kualitas iman dan taqwa, khususnya bagi generasi muda yang hidup di tengah derasnya tantangan dan pengaruh zaman.
“Generasi muda hari ini membutuhkan pegangan yang kuat. Al-Qur’an hadir sebagai cahaya yang menuntun hati, pikiran, dan perilaku agar tetap berada di jalan yang diridhai Allah,” tambahnya.
Ia juga mengajak para siswi untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang mampu membimbing sikap, perilaku, serta pilihan hidup, sehingga tercipta kehidupan yang penuh keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat.
“Jika Al-Qur’an dijadikan teman dalam setiap langkah kehidupan, insyaallah hidup akan lebih tenang, terarah, dan dipenuhi keberkahan,” tuturnya.
Selain pembinaan rohani dan penyuluhan keagamaan, kegiatan ini juga diisi dengan motivasi keagamaan serta interaksi dialogis yang melibatkan para penyuluh agama Islam lainnya. Sesi tanya jawab memberikan ruang bagi para siswi untuk menyampaikan pertanyaan dan berbagi pengalaman keagamaan. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan inspiratif, mencerminkan antusiasme peserta dalam mendalami nilai-nilai keislaman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswi Asrama Putri SMAN 69 Jakarta semakin termotivasi untuk mencintai Al-Qur’an, meningkatkan kualitas ibadah, serta mampu mengimplementasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal menuju generasi yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan guru SMAN 69 Jakarta, para Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, yakni Samtidar Effendy Tomagola, Tatang, dan Istiana Rahma, serta seluruh siswi Asrama Putri SMAN 69 Jakarta.