Berita

Pembinaan KUA dan Penghulu Perkuat Implementasi Nilai BerAKHLAK

Selasa, 23 Juni 2026
Dibaca 50 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) — Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur memperkuat implementasi nilai-nilai BerAKHLAK bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kegiatan Pembinaan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan Penghulu yang berlangsung di Aula Kankemenag Kota Jakarta Timur, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama.

 

Pembinaan menghadirkan Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Robbi Fadel Muhammad, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Robbi menegaskan bahwa nilai-nilai BerAKHLAK bukan sekadar slogan, melainkan fondasi budaya kerja ASN yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Menurut Robbi, setiap ASN memiliki perjalanan karier yang berbeda sebagai bagian dari ketentuan dan rencana terbaik dari Allah SWT. Ia berbagi pengalaman kariernya yang berawal dari cita-cita menjadi penyuluh agama, kemudian mengemban tugas sebagai guru sebelum dipercaya menjalankan berbagai amanah strategis di lingkungan Kementerian Agama.

 

“Setiap perjalanan karier adalah ketentuan Allah SWT. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjalaninya dengan penuh rasa syukur, dedikasi, dan tanggung jawab,” ujarnya.

 

Robbi menjelaskan bahwa pembinaan ASN merupakan proses penguatan dan pengulangan nilai-nilai dasar yang telah dipahami oleh setiap pegawai. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, nilai-nilai tersebut diharapkan tetap menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

 

Ia menekankan pentingnya orientasi pelayanan sebagai salah satu nilai utama dalam BerAKHLAK. ASN Kementerian Agama, khususnya Kepala KUA dan penghulu, dituntut mampu menghadirkan layanan yang profesional, ramah, responsif, dan memberikan solusi bagi masyarakat.

 

“Orientasi pelayanan harus menjadi perhatian utama. ASN Kementerian Agama harus mampu memberikan pelayanan yang prima, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

 

Selain itu, Robbi mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang harmonis dengan menjunjung tinggi sikap saling menghargai, peduli, dan toleran terhadap berbagai perbedaan di tengah masyarakat. Menurutnya, penghulu dan Kepala KUA memiliki peran strategis sebagai teladan dalam memberikan pelayanan yang humanis dan inklusif.

 

“Jangan sampai kompetensi kita menurun. ASN harus mampu menunjukkan sikap harmonis, menghargai perbedaan, dan memberikan pelayanan dengan ramah. Sebagai penghulu, kita harus menjadi teladan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

 

Kegiatan yang diikuti 34 peserta tersebut juga diisi dengan materi penguatan regulasi kepegawaian, termasuk disiplin ASN serta kewajiban pembaruan arsip digital melalui Digital Management System (DMS). Materi tersebut disampaikan oleh Koordinator Pelaksana Urusan Kepegawaian dan Hukum Kankemenag Kota Jakarta Timur, Lukman Hakim.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor