Jakarta (Humas) - Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Viola Cempaka, mengungkapkan pentingnya kesiapan madrasah dalam menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025.
“OMI ini adalah program bergengsi Kementerian Agama yang mengintegrasikan sains dengan nilai-nilai keislaman. Inilah yang membedakannya dengan kompetisi lain,” ungkapnya saat membuka secara resmi OMI tingkat Kota Jakarta Barat di Hotel Royal Palm.
Viola, yang akrab disapa Vika, menyampaikan apresiasi atas kemeriahan penyelenggaraan OMI 2025 di Jakarta Barat. Ia menjelaskan, ajang ini merupakan program baru yang diluncurkan tahun 2025 oleh Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dengan menggabungkan dua event besar sebelumnya, yakni Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researcher Supercamp (MYRES).
“Kalau pembukaannya sudah megah, maka hasilnya juga harus lebih megah. Jakarta Barat harus bisa membuktikan diri sebagai juara OMI 2025,” tegasnya , Rabu (27/8).
Lebih jauh, Viola menekankan bahwa OMI adalah ajang strategis untuk menunjukkan prestasi madrasah dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Ia menargetkan Jakarta Barat dapat menjadi barometer prestasi madrasah di DKI Jakarta.
“Madrasah negeri bagus, madrasah swasta juga tidak kalah hebat. Semua punya kesempatan yang sama untuk berprestasi,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Kabid penmad meneguhkan semangat peserta dengan pesan motivatif.
“Anak-anak Jakarta Barat ini cerdas, keren, dan berpotensi besar. Jangan kalah mental, harus percaya diri. Bismillah, Jakarta Barat bisa juara di OMI 2025,” pungkasnya.
Sebagai informasi, OMI tingkat Kota Jakarta Barat akan berlangsung pada 1–2 September 2025, dilanjutkan tingkat provinsi pada awal Oktober, dan puncaknya tingkat nasional pada 3–4 November 2025 di Provinsi Banten.