Berita

Dorong Literasi Sains, BRIN Kunjungi MTsN 19 Jakarta Selatan

Selasa, 26 Agustus 2025
blog

Sesi Foto Bersama dengan Profesor Irawan Sugoro

Jakarta (Humas MTsN 19 Jakarta Selatan) — Kunjungan silaturahim dari Pusat Riset Teknologi Proses Radiasi BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) ke MTsN 19 Jakarta Selatan berlangsung pada Senin (25/8/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan dorongan kepada dewan guru dalam membangun serta mengembangkan budaya riset di lingkungan madrasah.

 

Hadir dalam kunjungan ini, pakar di bidang Mikrobiologi Radiasi yang juga merupakan Kepala Pusat Riset Teknologi Proses Radiasi BRIN, Profesor Irawan Sugoro. Kunjungan beliau disambut hangat oleh Kepala MTsN 19 Jakarta Selatan, Vera Kusmayanti, beserta jajaran pimpinan dan para guru madrasah.

 

Dalam sambutannya, Profesor Irawan menekankan pentingnya peran guru dalam menciptakan budaya berpikir ilmiah di sekolah. Ia menyampaikan bahwa riset tidak harus dimulai dari hal besar, tetapi bisa lahir dari pengamatan sederhana di lingkungan sekitar. “Riset adalah proses belajar yang bisa dimulai dari pertanyaan-pertanyaan kecil yang muncul di kelas,” ujarnya.

 

Kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman, di mana Profesor Irawan menceritakan perjalanan kariernya di dunia riset serta tantangan dan peluang yang dihadapi oleh peneliti di Indonesia. Ia berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini, guru-guru dapat menjadi motor penggerak dalam membimbing murid untuk berpikir kritis dan ilmiah.

 

Sementara itu, Vera Kusmayanti menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari BRIN. Ia menegaskan komitmen MTsN 19 Jakarta Selatan dalam mendukung program-program penguatan literasi sains, baik melalui kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler. “Kami sangat antusias untuk membangun kolaborasi dengan BRIN agar budaya riset bisa tumbuh secara berkelanjutan di madrasah ini,” ungkapnya.

 

Dalam sesi diskusi interaktif, beberapa guru menyampaikan ide dan tantangan mereka dalam mengintegrasikan riset ke dalam proses belajar mengajar. Profesor Irawan memberikan tanggapan positif dan menawarkan dukungan berupa pelatihan serta akses informasi riset yang relevan untuk guru dan murid.

 

Kegiatan ini ditutup dengan dokumentasi bersama yang menjadi penanda semangat baru bagi peserta yang hadir.

 

Melalui kunjungan ini, MTsN 19 Jakarta Selatan dapat menanamkan semangat penelitian kepada seluruh warga madrasah, serta menjadi madrasah pelopor dalam pengembangan literasi sains di tingkat pendidikan menengah. (Humas_19-IF)

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor