Jakarta (Humas MTsN 10 Jakarta) — MTsN 10 Jakarta melaksanakan kegiatan Munaqosah Tahfidz Al-Qur’an juz 28, 29, dan 30 pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan yang diikuti 50 siswa kelas IX tersebut berlangsung khidmat dengan melibatkan tim penguji dari Universitas Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta.
Dua akademisi PTIQ yang hadir sebagai penguji eksternal yakni Abdur Rokhim Hasan,. dan Agus Nur Qowim. Kehadiran penguji dari PTIQ menjadi bagian dari upaya madrasah menjaga kualitas, kredibilitas, dan standar penilaian tahfidz secara profesional.
Kepala MTsN 10 Jakarta, Subhan, menyampaikan bahwa munaqosah tahfidz tidak hanya menjadi sarana evaluasi kemampuan hafalan peserta didik, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter Qur’ani.
“Kegiatan munaqosah tahfidz Al-Qur’an ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang evaluasi kemampuan hafalan peserta didik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter Qur’ani yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Subhan, proses tahfidz di madrasah merupakan bagian dari pendidikan Islam yang menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
“Dalam perspektif pendidikan Islam, tahfidz bukan sekadar kemampuan mengingat ayat, melainkan proses internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an ke dalam sikap, akhlak, disiplin, dan kehidupan sehari-hari peserta didik,” tambahnya.
Ia menjelaskan, kerja sama dengan Universitas PTIQ dilakukan untuk menghadirkan sistem penilaian yang objektif dan sesuai standar akademik keilmuan tahfidz, sekaligus memperkuat mutu program tahfidz di madrasah.
Salah satu penguji, Dr. H. Agus Nur Qowim, menyampaikan bahwa kegiatan munaqosah berjalan lancar dan peserta menunjukkan kesiapan yang baik.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar, para siswa antusias mempersiapkan diri untuk ujian dengan baik. Meskipun ada beberapa catatan terkait makharijul huruf, bacaan dengung, dan kesiapan untuk surat-surat pendek,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti ujian dengan penuh semangat dan kesungguhan. Munaqosah dilaksanakan untuk menguji kemampuan hafalan, kualitas tajwid, fashahah, adab, serta ketepatan bacaan peserta didik.
Melalui kegiatan tersebut, MTsN 10 Jakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Kementerian Agama RI untuk membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan memiliki pemahaman keislaman yang kuat.