Berita

MAN 6 Jakarta Gelar Sosialisasi Pemilih Pemula

Senin, 25 Mei 2026
Dibaca 100 kali
blog

Siswa-siswi MAN 6 Jakarta Timur mengikuti sosialisasi untuk pemilih pemula bersama KPU Jakarta Timur

Jakarta (Humas MAN 6 Jakarta Timur) — MAN 6 Jakarta Timur menggelar sosialisasi pemilih pemula bagi peserta didik dengan menghadirkan Kepala Divisi Data dan Informasi KPU Jakarta Timur, Fahrurohman, sebagai narasumber.

 

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 6 Jakarta Timur, Hesty Noviastuty, yang menekankan pentingnya pendidikan demokrasi bagi peserta didik sejak dini. Menurutnya, siswa sebagai calon pemilih pemula perlu memahami hak dan tanggung jawab dalam proses demokrasi.

 

“Pemilih pemula harus memahami bahwa menggunakan hak pilih merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai warga negara. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat menjadi generasi yang cerdas, bijak, dan berintegritas dalam berdemokrasi,” ujar Hesty Noviastuty.

 

Ia menambahkan bahwa pendidikan demokrasi di lingkungan madrasah juga menjadi bagian dari penguatan nilai toleransi, kerukunan, dan sikap saling menghargai di tengah keberagaman pilihan.

 

Dalam pemaparannya, Fahrurohman menjelaskan bahwa pemilih pemula memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas demokrasi. Materi yang disampaikan meliputi tahapan pemilu, pentingnya data pemilih, tata cara menggunakan hak pilih, hingga bahaya informasi palsu, politik uang, dan ujaran kebencian.

 

“Pemilih pemula harus menjadi pemilih yang rasional dan bertanggung jawab. Pilihan boleh berbeda, tetapi persatuan, kerukunan, dan kedamaian harus tetap dijaga,” ungkapnya.

 

Fahrurohman juga mengingatkan pentingnya literasi digital bagi generasi muda agar mampu memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya serta tidak mudah terprovokasi dalam menghadapi dinamika politik dan kepemiluan.

 

Melalui kegiatan tersebut, peserta didik memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjadi pemilih yang kritis, beretika, dan bertanggung jawab. Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, dan literasi demokrasi di lingkungan madrasah.

 

Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Kementerian Agama Republik Indonesia dalam memperkuat nilai kerukunan umat untuk Indonesia hebat melalui pendidikan demokrasi yang santun dan inklusif.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor