Jakarta (Humas Kemenag DKI) --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, meresmikan Gedung Asrama Santri Putri dan menyaksikan penandatanganan kontrak perencanaan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) MTsN 44 Tipe 2, yang didanai melalui program Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2026.
Kakanwil memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh Civitas madrasah atas komitmen dan kolaborasi yang terjalin erat dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. “Madrasah negeri di DKI Jakarta kini telah menjadi pilihan utama masyarakat. Tingginya animo peserta didik baru menunjukkan bahwa madrasah mampu bersaing dan dipercaya publik,” ujar Adib.
Beliau juga menjelaskan bahwa peresmian asrama santri putri ini merupakan penguatan administratif terhadap program Ma'had Tarbiyah Islamiyah yang sudah lama berjalan di MTsN 44 (MTsN 24 Kampus B). Menurutnya, Program ini dinilai berhasil menjadi salah satu keunggulan madrasah dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan prestasi peserta didik.
“Keberadaan ma'had atau boarding school merupakan nilai tambah strategis. Dengan sistem pendidikan 24 jam, madrasah memiliki ruang lebih luas untuk membina akhlak, meningkatkan akademik, dan menanamkan nilai-nilai keislaman secara komprehensif,” ungkap Adib, Rabu (14/01/2026).
Lanjutnya, Ia juga menekankan pentingnya peran guru dan tenaga kependidikan dalam keberhasilan pendidikan di jenjang madrasah Tsanawiyah, yang menjadi fondasi masa depan peserta didik. “Guru di tingkat Tsanawiyah memiliki peran yang sangat strategis. Ketuntasan pembelajaran di jenjang ini akan menentukan keberhasilan peserta didik di jenjang berikutnya,” imbuhnya.
Adib mengungkapkan bahwa tidak semua madrasah mendapatkan kesempatan pendanaan SBSN. Terpilihnya MTsN 44 sebagai penerima program SBSN menunjukkan pengakuan atas prestasi, reputasi, dan tata kelola madrasah yang baik, serta kolaborasi yang kuat dengan komite madrasah.
“Dengan visi yang unggul, guru yang kompeten, dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, saya optimistis MTsN 44 akan terus berkembang dan mampu menjadi madrasah unggul, tidak hanya di tingkat Provinsi DKI Jakarta, tetapi juga di tingkat nasional,” pungkasnya.