Berita

Tim KIR MAN 21 Jakarta Raih Best Paper di MYSCOM Nasional

Ahad, 11 Januari 2026
Dibaca 16 kali
blog

Tim KIR MAN 21 Jakarta meraih Best Paper dalam Kompetisi MYSCOM

Jakarta (Humas MAN 21 Jakarta) — Tim Penelitian Karya Ilmiah Remaja (KIR) MAN 21 Jakarta meraih predikat Best Paper dalam ajang Madrasah Young Scientist Competition (MYSCOM) tingkat nasional yang berpusat di Yogyakarta. Predikat tersebut diraih melalui karya berjudul “Ilahiah Journey Pro: Inovasi Helm Audio Berbasis Kodular sebagai Media Bantu Tahfidz Al-Qur’an”.

 

Tim MAN 21 Jakarta terdiri dari Abiyyu Tulus Musyaffa (XI IPA 1), Cahaya Fathiyah Qalbi (XI IPA 2), dan Keisya Serlin Al-Zahra (XI IPA 2). Karya tersebut dinilai unggul karena mampu memadukan nilai keislaman dengan inovasi teknologi digital sebagai media pendukung pembelajaran Al-Qur’an.

 

MYSCOM merupakan ajang penelitian ilmiah bagi siswa madrasah yang tahun ini mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju”. Kompetisi tersebut diikuti oleh 172 tim dari madrasah negeri dan swasta se-Indonesia dengan beragam kategori penelitian.

 

Peserta berasal dari berbagai madrasah unggulan, di antaranya MAN 1 Mandailing Natal, MAN 4 Jakarta, MAN 9 Jakarta, MAN 1 Yogyakarta, MAN 1 Malang, MAN Insan Cendekia, serta madrasah lainnya. Para peserta bersaing memperebutkan medali, sertifikat elektronik, serta berbagai fasilitas pendukung pengembangan kreativitas riset siswa.

 

Pembina KIR MAN 21 Jakarta, Arif Budiman, mengaku tidak menyangka tim bimbingannya mampu meraih predikat Best Paper. Ia menjelaskan bahwa kompetisi tersebut berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan Asesmen Akhir Semester di madrasah. “Lomba ini dilaksanakan di tengah kegiatan ASAS, sehingga konsentrasi siswa terbagi. Namun dengan segala keterbatasan, mereka tetap mampu menyelesaikan penelitian dengan baik,” ujarnya.

 

Secara tidak langsung, keberhasilan ini menunjukkan komitmen MAN 21 Jakarta dalam mendukung penguatan riset, literasi sains, dan inovasi teknologi di lingkungan madrasah. Prestasi tersebut sejalan dengan program Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong madrasah sebagai pusat pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor