Jakarta (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu kembali melaksanakan kegiatan Kultum Rutin Ba’da Zuhur yang diikuti oleh ASN dan pegawai di lingkungan Kankemenag Kepulauan Seribu, di Kantor Perwakilan Kemenag Kepulauan Seribu, pada Rabu (24/6/2026).
Kegiatan diawali dengan penyampaian kultum oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Nasruddin, yang mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa menjaga keseimbangan antara kebutuhan jasmani dan rohani melalui pembelajaran agama serta peningkatan keimanan.
Dalam tausiyahnya, Nasruddin menegaskan bahwa sebagaimana jasmani membutuhkan asupan makanan dan minuman setiap hari, rohani juga memerlukan siraman ilmu dan nilai-nilai agama agar tetap sehat dan kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
"Kalau jasmani setiap hari kita isi dengan kebutuhan yang kita inginkan, maka rohani juga harus diisi dengan nilai-nilai agama dan nasihat keagamaan. Jika tidak, rohani bisa sakit. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk menambah ilmu, memperdalam pemahaman agama, sekaligus menguatkan keimanan kita," ujar Nasruddin.
Pada kesempatan tersebut, Nasruddin juga mengingatkan bahwa umat Islam telah memasuki bulan Muharram, salah satu dari empat bulan mulia (asyhurul hurum) yang dimuliakan Allah SWT, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an.
"Di antara dua belas bulan yang Allah ciptakan, terdapat empat bulan yang dimuliakan, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Muharram memiliki banyak keutamaan dan menjadi momentum bagi kita untuk meningkatkan ibadah serta memperbanyak amal saleh," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya memahami kalender Hijriah yang penetapannya didasarkan pada rukyatul hilal. Menurutnya, pemahaman terhadap penanggalan Hijriah perlu terus ditingkatkan agar masyarakat memahami alasan adanya perbedaan dalam penetapan awal bulan Hijriah.
Dalam kaitannya dengan peringatan 10 Muharram atau Hari Asyura, Nasruddin mengajak seluruh pegawai untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan memperbanyak amalan-amalan yang dianjurkan dalam Islam.
"Ada beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk menyambut Hari Asyura, di antaranya berpuasa, menyantuni anak yatim, berbagi makanan kepada sesama, serta membahagiakan keluarga. Amalan-amalan sederhana ini memiliki nilai kebaikan yang besar dan menjadi sarana meraih keberkahan di bulan Muharram," tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa bulan Muharram merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak istighfar, introspeksi diri, dan memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala kekhilafan yang pernah dilakukan.
"Kita semua tentu memiliki dosa dan kekurangan. Karena itu, di bulan yang mulia ini mari kita perbanyak istighfar, memohon ampun kepada Allah SWT, serta meningkatkan kualitas ibadah agar memperoleh rahmat, kasih sayang, dan hidayah-Nya," pesannya.
Kegiatan kultum berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu semakin termotivasi untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, memperkuat spiritualitas, serta mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari.