Berita

Ketulusan Melayani dan Keikhlasan Berbagi, Pesan Penyuluh Agama di Iftar Ramadan RSUD Kepulauan Seribu

Rabu, 11 Maret 2026
Dibaca 701 kali
blog

Pulau Pramuka, Jakarta (Humas Kepulauan Seribu) -- Suasana penuh kehangatan dan kepedulian mewarnai kegiatan Iftar Ramadan RSUD Kepulauan Seribu Tahun 2026 / 1447 H yang diselenggarakan di Ruang Pola Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, pada Rabu malam (11/3/2026).

 

 

Kegiatan tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Kepulauan Seribu Utara, Samtidar Effendy Tomagola, sebagai penceramah dengan tema “Ketulusan Melayani, Keikhlasan Berbagi: Memuliakan Anak Yatim di Bulan Ramadan.”

 

 

Dalam tausiyahnya, Samtidar mengajak para hadirin untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial, khususnya kepada anak yatim. Menurutnya, memuliakan anak yatim merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam sekaligus wujud nyata keimanan dan kepedulian terhadap sesama.

 

 

“Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat dan keberkahan. Di bulan inilah kita dilatih untuk menghadirkan ketulusan dalam melayani dan keikhlasan dalam berbagi, terutama kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan kepedulian kita bersama,” ujar Samtidar.

 

 

Ia juga menegaskan bahwa sebagai aparatur yang bertugas melayani masyarakat, nilai ketulusan dan keikhlasan harus tercermin dalam setiap bentuk pengabdian, termasuk dalam kepedulian terhadap anak-anak yatim.

 

 

“Sebagai aparatur negara yang diberi amanah untuk melayani masyarakat, kita tidak hanya dituntut profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki kepedulian sosial. Memuliakan anak yatim adalah bagian dari nilai kemanusiaan yang harus terus kita jaga, terlebih di bulan Ramadan yang penuh keberkahan ini,” ungkapnya.

 

 

Menurutnya, memuliakan anak yatim tidak hanya sebatas memberikan santunan atau bantuan materi, tetapi juga menghadirkan rasa kasih sayang dan kebahagiaan dalam kehidupan mereka.

 

 

“Memuliakan anak yatim bukan sekadar memberi, tetapi bagaimana kita mampu menghadirkan senyum, harapan, dan rasa dicintai bagi mereka. Ketika kita berbagi dengan hati yang ikhlas, maka keberkahan hidup akan Allah hadirkan dalam kehidupan kita,” tambahnya.

 

 

Lebih lanjut, Samtidar mengingatkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian yang tumbuh di bulan Ramadan hendaknya tidak berhenti setelah Ramadan berlalu.

 

 

“Ramadan mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama. Nilai-nilai kepedulian itu hendaknya terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari, agar keberkahan Ramadan dapat terus dirasakan sepanjang waktu,” pesannya.

 

 

Kegiatan iftar Ramadan tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pegawai RSUD Kepulauan Seribu serta para undangan yang turut merasakan kebersamaan dalam suasana penuh kekeluargaan.

 

 

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan dapat terus terjaga, khususnya dalam memuliakan anak yatim di bulan suci Ramadan.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor