Berita

Kepala KUA Kelapa Gading Ajak Calon Pengantin Kukuhkan Komitmen Bersama : Sebab Cinta Saja Tidaklah Cukup

Rabu, 12 Agustus 2026
Dibaca 17 kali
blog

Jakarta [Humas Kankenenag Jakarta Utara] --- Kantor Urusan Agama Kecamatan Kelapa Gading adakan Bimwin (Bimbingan Perkawinan) yang merupakan program pembekalan wajib dari Kementerian Agama bagi calon pengantin (catin) untuk membangun keluarga sakinah di Aula KUA pada Selasa, (21/7/2026).

 

Dimulai sejak pukul 09.00 WIB, kegiatan bimwin bagi 21 pasang calon pengantin ini dibuka oleh Kepala KUA, Komaruddin. Selama kegiatan, peserta dibekali materi seperti kesehatan reproduksi, pengelolaan keuangan, dan pendidikan anak agar siap berumah tangga.

 

Komaruddin dalam sambutannya mengajak para calon pengantin untuk membangun komitmen serta memahami kekurangan bersama sebelum mengarungi bahtera rumah tangga. Kata Komaruddin dengan memahami kekurangan dan keterbatasan yang dimiliki pasangan, rumah tangga diharapkan menjadi sakinah, mawaddah wa rahmah.

 

"Saling memahami kekurangan fisiknya, sifatnya serta kekurangan materinya," ujar Kepala KUA dalam sambutan.

 

Dijelaskan Komaruddin bahwa KUA Kecamatan Kelapa Gading memiliki karakteristik yang berbeda dari KUA lainnya di mana Bimwin hanya dilakukan hanya 2x dalam setahun. Selebihnya, bimbingan perkawinan dilakukan dengan menggunakan metode tatap muka.

 

"Ragam cara yang kami gunakan dalam memberikan bimbingan kepada para catin adalah dengan cara virtual (zoom) maupun metode tatap muka selain klasikal seperti kegiatan hari ini," jelas Komaruddin.

 

Dengan cara lebih banyak memberikan bimbingan tatap muka yang dilakukan oleh para petugas (Penghulu) kepada para catin, dinilai Komaruddin lebih efektif dan mengena dalam memberikan pembekalan.

 

"Memang kami memiliki keterbatasan ilmu dari segi kesehatan, tapi setidaknya kami konsisten menanamkan fondasi agama yang baik sebagai bekal utama kepada para pasangan," tukasnya.

 

Di penghujung sambutan, Komaruddin kembali mengulas pentingnya bangunan komitmen antar kedua calon pasangan dengan cara membangun komunikasi yang baik agar harmonis. Alasan dibutuhkan komitmen dalam pernikahan seperti dikatakannya dikarenakan perasaan cinta saja tidak cukup untuk menghadapi dinamika kehidupan jangka panjang.

 

"Mau dibawa kemana hubungan mereka tergantung komitmen yang mereka bangun bersama," pungkas Komaruddin.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor