Berita

Kepala KanKemenag Jakarta Utara Tekankan Peran Strategis Kaur TU MTsN dalam Dukung Asta Protas Kemenag

Kamis, 29 Januari 2026
Dibaca 73 kali
blog

Kepala Kankemenag Kota Jakarta Utara, Mawardi Abdul Gani

Jakarta [Humas Kankemenag Jakarta Utara] — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Jakarta Utara, Mawardi Abdul Gani, menghadiri kegiatan Serah Terima Jabatan Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di lingkungan Kankemenag Kota Jakarta Utara pada Kamis (29/1/2026).

 

Mawardi yang didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Mursidih, menyaksikan secara langsung prosesi penyerahan wewenang, tanggung jawab, dan tugas dari pejabat lama kepada pejabat baru. Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga madrasah, yakni MTsN 38, MTsN 15, dan MTsN 39 Jakarta Utara, sebagai bagian dari proses mutasi dan regenerasi organisasi.

 

Dalam arahannya, Mawardi menjelaskan tugas dan fungsi strategis Kepala Urusan Tata Usaha madrasah yang mencakup pengelolaan administrasi secara menyeluruh, meliputi kepegawaian, keuangan, sarana dan prasarana, persuratan, kearsipan, serta kesiswaan guna mendukung kelancaran operasional madrasah, “Kaur TU bertanggung jawab menyusun program kerja, membantu Kepala Madrasah dalam mengoordinasikan staf, serta mengembangkan administrasi secara berkala,” ujar Mawardi.

 

Pada kesempatan tersebut, Mawardi juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) madrasah untuk mendukung dan melaksanakan delapan Program Prioritas Kementerian Agama (Asta Protas) periode 2025–2029 yang dicanangkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam rangka mewujudkan Kemenag Berdampak, “Kementerian Agama setiap lima tahun memiliki program prioritas yang wajib dijalankan di seluruh sektor dan satuan kerja. Kepala Madrasah, Kaur TU, dan seluruh ASN harus memahami dan mengenali Asta Protas ini,” tegasnya.

 

Ia menjelaskan bahwa Asta Protas menjadi pijakan utama dalam pelaksanaan program madrasah, di antaranya peningkatan kerukunan dan cinta kemanusiaan, penguatan ekoteologi, layanan keagamaan berdampak, pendidikan unggul, ramah dan terintegrasi, pemberdayaan pesantren, sukses haji, serta digitalisasi tata kelola.

 

Mawardi juga menekankan pentingnya peran pimpinan madrasah dalam menjaga iklim keberagamaan yang moderat di lingkungan kerja, “Sebagai pimpinan harus mampu mendeteksi pola keberagamaan bawahannya yang terpengaruh paham-paham dari luar madrasah. Madrasah harus menghadirkan kedamaian di lingkungannya,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Mawardi menyoroti pentingnya penguatan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi melalui penguatan ciri khas madrasah, salah satunya dengan pendalaman kitab klasik, “Mari kita hadirkan program unggulan khas madrasah yang tidak dimiliki sekolah umum, seperti pendalaman ilmu nahwu melalui kitab jurumiyah sebagai pembeda utama,” pungkasnya.

 

Melalui kegiatan serah terima jabatan ini, Kankemenag Kota Jakarta Utara menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola madrasah, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta mendukung terwujudnya program Kementerian Agama yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor