Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) — Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Barang Milik Negara (BMN) Semester I Tahun 2026 di MTsN 18 Jakarta, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh operator BMN Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Kota Jakarta Timur sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara yang tertib, profesional, dan akuntabel.
Bimbingan teknis difokuskan pada peningkatan pemahaman operator dalam penyusunan laporan Wasdal BMN melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN). Pelaporan tersebut merupakan kewajiban yang dilaksanakan setiap semester sebagai bentuk pengawasan terhadap pengelolaan aset negara sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengelola BMN Kankemenag Kota Jakarta Timur, Ahfitomo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan teknis kepada seluruh operator agar proses pelaporan dapat berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu.
"Pelaporan melalui aplikasi SIMAN memiliki batas waktu hingga 7 Juli 2026. Jangan sampai operator lalai dan melewati tenggat waktu pelaporan yang telah ditentukan," ujarnya.
Menurut Ahfitomo, pendampingan juga menjadi sarana untuk menginventarisasi berbagai kendala yang dihadapi operator BMN di lapangan sekaligus mencari solusi yang tepat sehingga proses pelaporan dapat dilakukan secara cermat dan sesuai regulasi.
Ia menambahkan, bimtek ini merupakan langkah preventif untuk menghindari keterlambatan pelaporan pada seluruh satuan kerja madrasah negeri di lingkungan Kankemenag Kota Jakarta Timur. Pada Semester I Tahun 2026, sebanyak 29 satuan kerja, yang terdiri atas 26 satuan kerja lama dan tiga satuan kerja baru, berkewajiban menyampaikan laporan Wasdal BMN.
Barang Milik Negara merupakan seluruh barang yang diperoleh atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun perolehan lain yang sah. Oleh karena itu, pengelolaan BMN yang tertib administrasi, transparan, dan akuntabel menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Kota Jakarta Timur, Amirullah, berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan BMN di seluruh MAN dan MTsN sehingga pengelolaan aset negara semakin profesional.
"Ini merupakan upaya kami agar ke depan pelaporan BMN semakin baik, tertata rapi, dan dapat disampaikan tepat waktu," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kankemenag Kota Jakarta Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan aset negara. Peningkatan kompetensi operator BMN diharapkan dapat mendukung terwujudnya tata kelola administrasi yang efektif, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama.