Berita

KaKanwil Ajak GTK MTsN 32 Jakarta Terus Berinovasi dan Tingkatkan Prestasi

Selasa, 23 Juni 2026
Dibaca 60 kali
blog

Adib: Guru jangan merasa puas dengan prestasi hari ini.

Jakarta (Humas MTsN 32 Jakarta Selatan) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, mengajak seluruh warga MTsN 32 Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas dan tidak cepat berpuas diri atas berbagai prestasi yang telah diraih. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan arahan pada Rapat Kerja (Raker) MTsN 32 Jakarta Tahun Pelajaran 2026/2027, Selasa (23/6/2026).

 

Menurut Adib, berbagai capaian yang telah diraih MTsN 32 Jakarta merupakan modal berharga untuk melangkah lebih maju. Namun, prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan agar madrasah mampu melahirkan generasi yang unggul, berdaya saing, serta memiliki karakter yang kuat.

 

“Jangan puas dengan prestasi hari ini. Prestasi yang sudah diraih harus menjadi pemantik semangat untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi lagi. Madrasah harus mampu melahirkan generasi yang unggul, berdaya saing, menguasai sains dan teknologi, memiliki keterampilan yang baik, dan berakhlakul karimah,” ujar Adib.

 

Ia menegaskan bahwa penguatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui peningkatan prestasi akademik maupun nonakademik. Madrasah dituntut mampu menjawab tantangan zaman dengan menghadirkan pembelajaran yang relevan, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik.

 

Dalam arahannya, Adib juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya guru sebagai ujung tombak pendidikan. Menurutnya, guru harus memiliki semangat belajar sepanjang hayat agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan peserta didik.

 

Ia menjelaskan konsep pembelajaran yang perlu dimiliki setiap guru, yaitu belajar “dari”, belajar “untuk”, dan belajar “sambil”. Belajar “dari” berarti mengambil pelajaran dari berbagai sumber, pengalaman, lingkungan, maupun praktik-praktik baik yang berkembang di masyarakat. Sementara belajar “untuk” dimaknai sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

 

Adapun belajar “sambil” merupakan proses menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh secara langsung dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Dengan pendekatan tersebut, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan berdampak bagi peserta didik.

 

“Guru harus terus belajar dari mana saja, belajar untuk menjadi lebih kompeten dan berdedikasi, serta belajar sambil menerapkan ilmu yang diperoleh. Dengan demikian, guru akan mampu membimbing dan menghasilkan peserta didik yang unggul serta siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.

 

Arahan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta tersebut mendapat perhatian serius dari seluruh peserta rapat kerja. Berbagai gagasan dan masukan yang disampaikan menjadi bekal dalam menyusun program kerja madrasah yang lebih terarah dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

 

Melalui Rapat Kerja Tahun Pelajaran 2026/2027, MTsN 32 Jakarta berkomitmen memperkuat budaya mutu, meningkatkan profesionalisme pendidik, serta menghadirkan program-program inovatif yang mampu menjawab kebutuhan peserta didik di era modern. Langkah ini sejalan dengan semangat Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia dan implementasi Kemenag Berdampak yang menekankan pentingnya pelayanan pendidikan berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Diharapkan, hasil rapat kerja ini mampu mendorong MTsN 32 Jakarta menjadi madrasah yang semakin unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta konsisten mencetak generasi berprestasi, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor