Jakarta (Humas Kanwil Kemenag DKI Jakarta) — Direktorat Jenderal Pendidikan Islam mendorong Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk mengambil peran lebih strategis dalam meningkatkan kualitas madrasah melalui penguatan riset, pendampingan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dorongan tersebut sejalan dengan kebutuhan peningkatan mutu madrasah, terutama dalam menjawab tantangan ketimpangan kualitas antara madrasah negeri dan swasta. PTKIN dinilai memiliki potensi sumber daya akademik yang besar dan dapat dioptimalkan untuk mendukung pengembangan pendidikan madrasah secara berkelanjutan.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menegaskan bahwa kontribusi PTKIN tidak boleh berhenti pada peningkatan kuantitas mahasiswa, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di tingkat akar rumput.
“Pendampingan dan pengabdian yang dilakukan PTKIN harus relevan dengan keilmuan yang dimiliki, sehingga benar-benar memberikan dampak bagi pengembangan madrasah,” tegasnya, Selasa (14/04/2026).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama perlu diarahkan pada penguatan kualitas pendidikan secara menyeluruh, tidak hanya terbatas pada aspek administratif atau kuantitatif.
“Kampus dan Kanwil sama-sama berperan dalam pelayanan umat. Karena itu, masing-masing harus mengoptimalkan kekuatan yang dimiliki agar dapat saling melengkapi,” ujarnya.
Menurutnya, hasil penelitian dosen PTKIN dapat menjadi basis data yang kuat dalam merumuskan kebijakan pengembangan madrasah. Pendekatan berbasis riset dinilai mampu menghasilkan program yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Ia juga menegaskan pentingnya kesinambungan antara dunia akademik dan praktik pendidikan di madrasah, sehingga inovasi yang dihasilkan di kampus dapat diimplementasikan secara langsung.
“Dengan data yang kuat, kita dapat merumuskan respons yang tepat, termasuk dalam bentuk pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” tambahnya.
Selain itu, keterlibatan PTKIN dalam pendampingan dinilai sangat penting, khususnya bagi madrasah swasta yang memiliki keterbatasan sumber daya. Melalui kolaborasi ini, diharapkan terjadi pemerataan kualitas pendidikan serta peningkatan daya saing madrasah.
Dengan penguatan peran tersebut, PTKIN dan madrasah diharapkan dapat membangun ekosistem pendidikan Islam yang saling menguatkan, terintegrasi, berkelanjutan, serta memberikan dampak luas bagi masyarakat.