Jakarta (Humas Kemenag DKI) --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, mengajak seluruh pegawai untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini (early warning) terhadap berbagai potensi penyakit. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Pemeriksaan Kesehatan bagi pegawai di Aula Saifuddin Zuhri, Jakarta.
“Alhamdulillah, setelah kita melaksanakan senam bersama, pagi ini kita juga mengadakan cek kesehatan gratis. Ini penting sebagai early warning, sehingga kita bisa mengetahui kondisi tubuh sejak dini,” ujar Adib. Rabu, (8/4/2026)
Menurutnya, hasil pemeriksaan kesehatan dapat menjadi acuan bagi pegawai untuk memperbaiki pola hidup. Misalnya, ketika kadar kolesterol atau gula darah terdeteksi tinggi, maka perlu dilakukan pengaturan pola makan serta peningkatan aktivitas fisik.
“Kalau kolesterol tinggi, berarti pola makan harus dijaga. Kalau gula darah meningkat, kita harus rajin berolahraga. Ini bentuk ikhtiar kita agar tetap sehat,” jelasnya.
Adib menekankan bahwa kesehatan merupakan investasi yang sangat berharga. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh jajaran Kanwil Kemenag DKI Jakarta untuk terus menjaga kebugaran tubuh sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kinerja.
“Investasi kesehatan itu sangat mahal. Maka saya berharap seluruh keluarga besar Kementerian Agama DKI Jakarta terus menjaga kesehatan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan rencana peningkatan fasilitas olahraga di lingkungan kantor, termasuk pemanfaatan aula sebagai sarana olahraga serta rencana penyediaan fitness center.
“Kesejahteraan pegawai bukan hanya dalam bentuk tunjangan, tetapi juga melalui investasi kesehatan. Ini penting agar kita semua tetap produktif,” katanya.
Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada tim tenaga medis yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pegawai akan pentingnya menjaga kesehatan serta mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif,” harapnya.