Berita

Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Usia Dini, Kemenag Jakbar Dampingi 1.100 Siswa dalam Peragaan Manasik Haji

Kamis, 27 November 2025
Dibaca 65 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Barat) — Kementerian Agama terus memperkuat pendidikan keagamaan bagi anak usia dini melalui kegiatan Peragaan Manasik Haji yang diikuti 1.100 murid TKQ–TPQ dari 30 lembaga mitra binaan Lembaga Pembinaan Generasi Dini Muslim (LPGDM) Ri’ayatul Ummah. Kegiatan tersebut digelar di Al Mahmudah Training Center, Tangerang Selatan, Minggu (23/11/2025).

 

Ketua Panitia, Rasyid Ridho, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simulasi ibadah, tetapi bagian dari pembentukan karakter dan penanaman kecintaan pada rukun Islam kelima. “Anak-anak hebat, hari ini kita berlatih menjadi tamu Allah. Ini bukan hanya peragaan manasik, tetapi tentang semangat beribadah dan cita-cita ke Tanah Suci yang insyaallah terwujud di kemudian hari,” ujarnya.

 

Ia menekankan pentingnya meniru setiap gerakan manasik dengan penuh keikhlasan karena setiap langkah menyimpan nilai ibadah. “Jadikan peragaan manasik haji ini pelajaran paling seru bersama teman-teman. Walaupun hanya peragaan, semangatnya harus seperti haji yang sesungguhnya,” tutur Ridho. Ia juga mengajak anak-anak untuk mengangkat tangan saat berdoa dengan sungguh-sungguh serta menjalani seluruh rangkaian manasik dengan disiplin dan gembira. “Senyum dan semangat kalian hari ini adalah bekal indah menuju Ka'bah. Kalian semua calon haji cilik yang luar biasa,” tambahnya.

 

Peragaan manasik berlangsung sejak pukul 07.30 WIB, dimulai dari ihram, wukuf di Padang Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah aqabah, tawaf ifadah, sa’i antara Shafa dan Marwah, hingga tahallul. Orang tua dan guru turut mendampingi anak-anak mengikuti seluruh rangkaian.

 

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Jakarta Barat, Saiful Amri, yang didaulat menjadi Amirul Haj untuk menyampaikan Khutbah Arafah. Hadir pula Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (Pakis) Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Bodhi Artava Tamaswara, yang membuka kegiatan secara resmi. Program ini menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pendidikan keagamaan yang menyenangkan, mendidik, dan berdampak positif bagi generasi Muslim sejak usia dini.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor