Jakarta (Humas MIN 14) — Dua siswa MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif kembali mengharumkan nama madrasah melalui ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-8 Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Forum MGMP Bahasa Arab Se-Indonesia. Kompetisi yang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede pada 14 November 2025 ini diikuti oleh Zahra Zakiyah dari kelas 6A dan Jenahara Taqqiyah Farmudya dari kelas 5A. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan Bahasa Arab di madrasah binaan Kementerian Agama terus membawa dampak positif bagi para peserta didik.
Zahra dan Jenahara sebelumnya telah menorehkan prestasi di tingkat provinsi dengan meraih Juara 1 dan Juara 2 pada OBA ke-8 Tingkat Provinsi yang digelar di SMAN 78 Jakarta Barat. Keberhasilan tersebut menjadi modal keyakinan bagi keduanya untuk tampil percaya diri di tingkat nasional.
Persiapan menuju lomba berlangsung intensif. Selama berbulan-bulan, kedua siswa mengikuti latihan terpadu yang mencakup pengayaan kosakata, pemahaman teks, serta pendalaman kaidah bahasa Arab tingkat lanjut. Latihan dilakukan bersama para pembimbing, yaitu Noor Cholis, Rizky Amelia, dan Zulkifli, yang mendampingi proses belajar mereka dari awal hingga menjelang kompetisi.
Pengumuman pemenang disampaikan pada Sabtu (15/11/2025) dalam rangkaian penutupan Konferensi Nasional VII dan OBA Nasional. Pada kesempatan tersebut, Jenahara berhasil meraih medali perak, sementara Zahra membawa pulang medali perunggu. Suasana haru dan bangga menyelimuti keluarga besar MIN 14 saat kabar kemenangan itu diumumkan.
Zulkifli menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian kedua siswanya. “Mereka berlatih dengan tekun sejak awal. Saya melihat sendiri bagaimana usaha dan semangat yang tidak pernah padam. Medali ini adalah buah kerja keras mereka,” tuturnya. Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendekatan pembinaan di madrasah telah berjalan efektif.
Kepala madrasah, Ru’yat Ismail, memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan hanya milik Zahra dan Jenahara, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh siswa. “Kami bangga memiliki siswa-siswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak baik dan bersemangat belajar. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi teman-temannya untuk terus berkarya,” ujarnya.
Prestasi ini menjadi penguatan bahwa program pengembangan bahasa dan literasi yang dijalankan MIN 14 selaras dengan upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui pembinaan yang sistematis dan inovatif, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus karakter. Keberhasilan Zahra dan Jenahara diharapkan menjadi pemantik semangat bagi lebih banyak siswa untuk terus memperdalam kemampuan berbahasa Arab sebagai bahasa keilmuan dan peradaban.