Pulau Pramuka, Jakarta (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) -- Memasuki hari kedua pelaksanaan program Literasi Al-Qur'an di SMPN 133 Jakarta, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara kembali memberikan pembinaan kepada para siswa melalui pembelajaran tajwid, makhraj huruf, dan latihan menulis Al-Qur'an, pada Rabu (3/6/2026).
Mengusung tema "Belajar Tajwid, Makhraj, dan Tulis Al-Qur'an", kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap kaidah membaca Al-Qur'an yang baik dan benar sekaligus memperkuat kemampuan dasar dalam menulis huruf hijaiyah dan ayat-ayat Al-Qur'an.
Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Doni Kuswandi Saputra, menyampaikan materi tajwid tentang hukum Ikhfa serta melakukan tes dan pengulangan materi hukum nun mati dan tanwin yang telah dipelajari sebelumnya. Materi disampaikan secara bertahap dengan disertai contoh-contoh bacaan langsung dari ayat Al-Qur'an sehingga lebih mudah dipahami oleh para siswa.
"Memahami tajwid bukan hanya tentang mengetahui teori, tetapi juga membiasakan diri membaca Al-Qur'an sesuai kaidah yang benar. Dengan latihan yang rutin, insya Allah bacaan akan semakin baik dan lebih sesuai dengan tuntunan yang diajarkan dalam Al-Qur'an," ujar Doni.
Selain penyampaian materi, para siswa juga diberikan kesempatan untuk mengulang bacaan serta menjawab berbagai pertanyaan sebagai bentuk evaluasi pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari.
"Melalui pengulangan dan praktik langsung, kami ingin memastikan setiap siswa benar-benar memahami materi yang disampaikan, sehingga mereka tidak hanya mengetahui, tetapi juga mampu menerapkannya saat membaca Al-Qur'an," tambahnya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam lainnya, Istiana Rahma, memfokuskan pembelajaran pada pengenalan makhraj huruf dan latihan menulis Al-Qur'an. Dalam sesi tersebut, para siswa dibimbing untuk mengenali cara pengucapan huruf hijaiyah sesuai dengan tempat keluarnya huruf agar bacaan menjadi lebih jelas dan tepat.
Selain itu, siswa juga diberikan latihan menulis huruf hijaiyah dan lafaz Al-Qur'an secara bertahap sebagai upaya memperkuat kemampuan baca tulis Al-Qur'an sejak dini.
"Kemampuan membaca Al-Qur'an yang baik harus didukung dengan pemahaman makhraj yang benar. Begitu pula dengan keterampilan menulis huruf hijaiyah yang dapat membantu siswa lebih mengenal dan mencintai Al-Qur'an," jelas Istiana.
Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyampaian materi, praktik membaca, latihan menulis, serta pendampingan langsung kepada siswa. Suasana pembelajaran yang aktif dan menyenangkan membuat para peserta lebih percaya diri dalam belajar serta lebih mudah memahami materi yang diberikan oleh para penyuluh.
Melalui kegiatan literasi Al-Qur'an ini, diharapkan para siswa SMPN 133 Jakarta semakin termotivasi untuk mempelajari Al-Qur'an secara rutin, baik dari aspek bacaan, tajwid, maupun penulisan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pembinaan karakter religius dalam rangka membentuk generasi muda yang mencintai Al-Qur'an, memahami ajarannya, serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.