Jakarta (Humas MAN 22 Jakarta) — MAN 22 Jakarta kembali menunjukkan kualitas pembinaan peserta didiknya dengan berpartisipasi dan meraih prestasi dalam Olimpiade Bunkasai MA DKI Jakarta 2025. Kegiatan yang digelar oleh MGMP Bahasa Jepang MA DKI Jakarta pada Sabtu (15/11/2025) di MAN 7 Jakarta ini berlangsung meriah dengan mengusung tema “Mari Belajar Bahasa dan Budaya Jepang, dan mari asah kemampuan kita!”. Antusiasme siswa dari berbagai madrasah menunjukkan besarnya minat terhadap pembelajaran bahasa dan budaya Jepang.
Pada ajang ini, MAN 22 Jakarta mengirimkan siswa-siswi terbaik untuk mengikuti sejumlah kategori perlombaan. Tidak hanya hadir sebagai peserta, para delegasi berhasil menampilkan kemampuan dan kreativitas yang diapresiasi oleh para juri yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi budaya Jepang.
Nazma Hadiya, siswi kelas X F, berhasil meraih Juara Harapan 2 Olimpiade Bahasa Jepang. Prestasi ini mencerminkan ketekunan serta kemampuan dasar bahasa Jepang yang ia pelajari melalui pembinaan intensif di madrasah. Radisty Alya Putri dari kelas XI B turut menorehkan prestasi dengan meraih Juara Harapan 3 kategori Karaoke. Penampilannya yang lembut dan pengucapan bahasa Jepang yang baik berhasil menarik perhatian juri. Di kategori seni rupa, Tsuraya Amanah dari kelas XI F juga mengukir prestasi dengan meraih Juara Harapan 3 Fan Art berkat ilustrasi kreatif yang mencerminkan pemahamannya terhadap budaya Jepang.
Prestasi yang diraih para siswa tidak terlepas dari pendampingan pembina ekstrakurikuler Bahasa Asing, Helmi Lukita, yang memberikan pembinaan melalui latihan bahasa, vokal, hingga kreativitas seni. Secara tidak langsung, pembina menekankan bahwa konsistensi berlatih menjadi kunci keberhasilan siswa dalam ajang budaya ini.
Nazma menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. “Saya tidak menyangka bisa meraih juara. Persaingan cukup ketat, tapi saya bersyukur bisa memberikan yang terbaik. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar bahasa Jepang dengan lebih serius,” tuturnya.
Helmi Lukita turut memberikan apresiasi terhadap capaian para siswa. “Alhamdulillah, hasil ini adalah bukti kerja keras siswa-siswa kita. Mereka berlatih dengan disiplin dan memiliki kemauan kuat untuk belajar bahasa dan budaya Jepang, walaupun menjadi juara harapan,” ujarnya.
Partisipasi dan prestasi MAN 22 Jakarta dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa program pembinaan akademik dan seni budaya di madrasah terus memberikan dampak positif bagi siswa. Kegiatan seperti Bunkasai menjadi wadah bagi madrasah untuk memperluas wawasan peserta didik serta memperkuat peran Kemenag dalam mendorong pengembangan bakat dan minat secara berkelanjutan.