Berita

Sinergi Kemenag Kepulauan Seribu dan SMAN 69 Jakarta, Perkuat Pembinaan Keagamaan di Asrama Putri

Selasa, 10 Februari 2026
Dibaca 223 kali
blog

Pulau Pramuka, Jakarta (Humas Kepulauan Seribu) -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan SMAN 69 Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Asrama Putri SMAN 69 Jakarta, Pulau Pramuka, Selasa malam (10/2/2026).


Penandatanganan MoU ini menjadi wujud sinergi dan komitmen bersama dalam memperkuat pembinaan keagamaan bagi siswi asrama putri SMAN 69 Jakarta, sekaligus mendukung pembentukan karakter religius di lingkungan pendidikan.


Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala SMAN 69 Jakarta, Kasi Bimas Islam Kemenag Kepulauan Seribu, para Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, pengelola asrama, serta perwakilan peserta didik. Acara berlangsung dalam suasana khidmat, tertib, dan penuh semangat kolaborasi.


Kasi Bimas Islam Kemenag Kepulauan Seribu, Achmad Mastur, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan spiritual dan akhlak peserta didik, khususnya bagi siswi yang tinggal di asrama.


“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan pembinaan keagamaan berjalan secara terarah, berkelanjutan, dan menyentuh langsung kehidupan sehari-hari siswi asrama, sehingga terbentuk pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan disiplin,” ujar Achmad Mastur.


Lebih lanjut, ia berharap MoU ini mampu menciptakan lingkungan asrama yang religius, aman, dan kondusif sebagai ruang pembinaan karakter generasi muda.


“Asrama bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga ruang pembentukan karakter. Kami berharap sinergi ini melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala SMAN 69 Jakarta, Ali Musa, menyambut baik kerja sama tersebut dan mengapresiasi peran aktif Kementerian Agama dalam mendukung pembinaan siswi di lingkungan asrama.


“Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari Kemenag. Kehadiran penyuluh agama memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan dan karakter bagi siswi, sehingga kehidupan di asrama menjadi lebih terarah dan bernilai,” ungkap Ali Musa.


Ia juga berharap program yang disepakati dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi perkembangan kepribadian siswi.


“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan secara konsisten dan memberi manfaat nyata dalam membentuk siswi yang berakhlak baik, mandiri, dan berprestasi,” ujarnya.


Penandatanganan MoU dilakukan melalui rangkaian kegiatan pemaparan program, pembacaan isi nota kesepahaman, penandatanganan dokumen kerja sama, serta sesi foto bersama. Program pembinaan selanjutnya akan dilaksanakan selama satu tahun, dengan pendampingan rutin oleh para Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.


Adapun program kegiatan yang direncanakan meliputi bimbingan ibadah dan praktik keagamaan, kajian rutin dan pembinaan akhlak, tahsin dan tahfiz Al-Qur’an, konseling keagamaan, peringatan hari besar Islam, serta pelatihan karakter dan moderasi beragama.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor