Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Barat) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat Saiful Amri mendampingi 642 santri dari 30 lembaga TKQ, TPQ, dan Paudqu dalam Festival Peragaan Manasik Haji ke-25 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an–Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA-BKPRMI) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (13/12/2025).
Festival peragaan manasik haji ini merupakan kegiatan rutin tahunan LPPTKA-BKPRMI yang berfokus pada pembinaan kemampuan membaca, menulis, dan memahami Al-Qur’an bagi anak-anak usia dini. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan rangkaian manasik lengkap, meliputi ihram, wukuf di Padang Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah aqabah, tawaf ifadah, sa’i antara Shafa dan Marwah, hingga tahallul.
Saiful Amri dalam keterangannya menyampaikan bahwa program peragaan manasik haji menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memberikan pendidikan keagamaan yang aplikatif dan mudah dipahami oleh anak-anak. Ia menjelaskan bahwa metode praktik langsung efektif diterapkan pada usia dini karena anak-anak belajar melalui contoh dan pengalaman.
“Haji adalah panggilan Allah. Dan suatu saat nanti, insyaallah anak-anak semua melaksanakan haji yang sesungguhnya,” ujar Saiful Amri di hadapan para santri. Ia juga mengajak peserta untuk rajin mengaji, menjaga salat, dan berbakti kepada orang tua sebagai bekal ibadah di masa mendatang.
Menurut Saiful Amri, peragaan manasik haji tidak hanya memperkenalkan rukun Islam kelima, tetapi juga menjadi sarana penanaman nilai keimanan dan ketakwaan sejak dini. Ia mengapresiasi peran LPPTKA-BKPRMI yang secara konsisten melaksanakan kegiatan edukatif tersebut. Menurutnya, peragaan manasik membantu anak-anak memahami tahapan ibadah haji secara menyeluruh melalui praktik langsung yang sesuai dengan tuntunan.