Berita

Puja Bhakti Kathina: Berakhirnya Masa Vassa dan Persembahan Dana Kepada Bhikku Sangha

Selasa, 21 Oktober 2025
Dibaca 276 kali
blog

Jakarta Humas Kankemenag Jakarta Utara] --- Bagi Penyelengara Buddha Kankemenag Kota Jakarta Utara Mugiyanto, menghadiri berbagai kegiatan agama Buddha adalah untuk berkhidmat kepada umat Buddha serta mengembangkan kerukunan umat  Buddha dan antarumat beragama, serta membangun harmoni dan toleransi di masyarakat. Sebab itulah Mugiyanto selalu bersemangat menghadiri berbagai kegiatan khususnya agama Buddha. Ahad, [19/10/2025].

 

Seperti kegiatan yang belum lama digelar di Vihara Pluit Dhammasukha yaitu Puja Bakti Kathina. Sebuah upacara umat Buddha untuk memperingati dan merayakan berakhirnya masa vassa (masa mundur) bagi para Bhikku dan Bhikkuni dan untuk mempersembahkan dana kepada Sangha, Mugiyanto terlihat hadir bersama sejumlah tokoh agama Buddha lainnya.

 

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk pelayanan keagamaan seperti pemberkatan nikah massal, memberikan manfaat spiritual, dan mempererat hubungan antar umat seperti saat perayaan Ceng Beng," buka Mugiyanto.

 

Puja Bhakti Kathina ini dihadiri oleh para Penyuluh Agama Buddha, mantan Dirjen Bimas Buddha, para Bhikku (3 orang aliran Mahayana dan 7 orang aliran Theravada dan umat Buddha yang berasal dari Pluit dan sekitarnya.

 

Setelah mengikuti kegiatan, Mugiyanto berharap selalu mampu untuk berbuat kebaikan kepada Sangha dan kepada siapapun sesuai ajaran Buddha. Apalagi kebaikan itu dilakukan di bulan Kathina yang diyakini berlimpah dengan rahmat dan keberkahan. "Berbuat baik kepada Bhikku Sangha di bulan Kathina merupakan berkah utama," jelas Mugiyanto.

 

Namun, Penyelenggara Buddha mengingatkan seluruh umat Buddha khususnya di wilayah DKI Jakarta agar kebaikan yang dilakukan kepada Bhikku Sangha yang dimaksud hendaknya datang dari hati yang tulus tanpa paksaan sedikitpun. Sebab katanya, kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas dan tulus bisa menuntun umat ke jalan yang baik.

 

Peringatan tahunan yang biasanya jatuh pada bulan Oktober atau November ini, seperti disebut Mugiyanto adalah kesempatan emas bagi umat perumah tangga untuk memberikan persembahan dana kepada para Bhikkhu dan Bhikkhuni sebagai rasa syukur. Biasanya umat memberikan sumbangan berupa jubah dan kebutuhan lainnya sebagai tanda syukur, lalu dilanjutkan dengan puja bakti dan mendengarkan dhamma.

 

"Semoga berkah termulia melimpah kepada kita dan keluarga tercinta di manapun berada," pungkasnya mengakhiri obrolan.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor