Jakarta (Humas MTsN 9 Jakarta) — Pekan Olahraga dan Seni Madrasah (Porsema) MTs se-Jakarta Pusat Tahun 2025 resmi dibuka pada Sabtu (6/12/2025) bertempat di MTsN 9 Jakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Porsema: Ajang Prestasi, Ukhuwah, dan Karya Siswa Madrasah” dan diikuti ratusan peserta dari berbagai madrasah di wilayah Jakarta Pusat.
Pembukaan Porsema dipimpin oleh Plt. Kasubag Kemenag Kota Jakarta Pusat, Eka Syamsuddin, selaku pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa Porsema bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang pembentukan karakter bagi peserta didik madrasah. “Porsema harus menjadi wahana memperkuat ukhuwah serta menumbuhkan semangat berprestasi,” ujarnya. Menurutnya, kegiatan ini berperan penting dalam membangun objektivitas, sportivitas, dan kebersamaan antarsiswa.
Ketua Porsema 2025 sekaligus Kepala MTsN 9 Jakarta, Rudi Darmawan, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan sudah dirancang untuk mengembangkan potensi siswa melalui kompetisi yang sehat dan membangun karakter positif. Ia menekankan bahwa Porsema bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga menjadi forum pembinaan dan pembentukan kepribadian peserta didik.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Kasi Penmad Kemenag Kota Jakarta Pusat, Ayyub Lownardo Austin, Ketua Pokjawas Jakarta Pusat, Nazmaini Musfiriyah, para kepala MTs se-Jakarta Pusat, guru pendamping serta seluruh peserta lomba. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan dukungan penuh Kementerian Agama terhadap upaya pembinaan prestasi dan karakter generasi madrasah.
Pembukaan Porsema juga diisi dengan pembacaan Janji Wasit/Juri sebagai komitmen menjaga objektivitas dan profesionalitas penilaian, serta Janji Atlet yang berisi ikrar menjunjung tinggi sportivitas dan menaati aturan perlombaan. Kedua teks janji ini menjadi penguat agar kompetisi berjalan jujur dan fair play.
Porsema MTs se-Jakarta Pusat Tahun 2025 mempertandingkan berbagai cabang olahraga, seni, dan keterampilan. Melalui ajang ini, diharapkan lahir peserta didik yang tidak hanya unggul secara kompetitif, tetapi juga kreatif, percaya diri, serta berakhlak sebagai representasi siswa madrasah.
Dengan terlaksananya Porsema, Kementerian Agama menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan prestasi, karakter, dan potensi siswa di lingkungan madrasah. Ajang ini diharapkan menjadi wadah melahirkan generasi unggul dan berdaya saing di masa mendatang.