Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Barat) — Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (POKJALUH) Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V pada Senin (15/01/2026) di kawasan Puncak, Bogor.
Musda V merupakan forum tertinggi tingkat kota yang dilaksanakan untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya, merumuskan program kerja, serta memilih ketua POKJALUH periode selanjutnya. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat Saiful Amri, Kepala Seksi Bimas Islam Saiful Anam, Ketua POKJALUH Andang Trimulyadi, staf Bimas Islam, serta seluruh Penyuluh Agama Islam se-Kota Jakarta Barat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat, Saiful Amri, dalam arahannya menyampaikan bahwa Musda menjadi bagian dari penguatan peran penyuluh agama dalam mendukung program prioritas Kementerian Agama, termasuk penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa Kota Jakarta Barat memiliki karakter masyarakat yang beragam dari sisi agama, suku, dan budaya, sehingga peran penyuluh agama menjadi penting dalam menjaga kerukunan umat beragama. Saiful Amri juga meminta agar para penyuluh agama terus memperkuat pesan-pesan moderasi dalam setiap kegiatan penyuluhan.
Saiful Amri mendorong para penyuluh Agama Islam untuk meningkatkan profesionalitas dan soliditas dalam menjalankan tugas pembinaan umat. Ia menegaskan bahwa penyuluh merupakan ujung tombak Kementerian Agama dalam menyampaikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat.
“Saya harap siapa pun yang terpilih harus mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dengan umat,” ujar Saiful Amri.
Musda V POKJALUH Agama Islam Jakarta Barat mengagendakan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, pembahasan program kerja ke depan, serta pemilihan ketua baru melalui mekanisme musyawarah dan pemungutan suara. Diskusi dalam sidang komisi membahas peningkatan kompetensi penyuluh dalam merespons dinamika sosial dan keagamaan di wilayah Jakarta Barat.