Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Raya Kota Jakarta Utara memanfaatkan momentum Halalbihalal untuk mensosialisasikan ajang North Jakarta Madrasah Competition (nJMC) yang akan digelar pada tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Muzdalifah, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para kepala madrasah negeri dan swasta, guru, serta pengurus PGMI Raya Jakarta Utara. Sosialisasi dilakukan sebagai langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan kompetisi yang akan melibatkan seluruh jenjang madrasah di wilayah Jakarta Utara.
Pengurus PGMI Raya Kota Jakarta Utara sekaligus Pengawas Madrasah, Iwan Setiadi, hadir memberikan paparan teknis mengenai pelaksanaan nJMC. Dalam penjelasannya, ia menyampaikan bahwa kompetisi tersebut dirancang sebagai wadah pengembangan potensi siswa dan tenaga pendidik melalui berbagai cabang perlombaan akademik maupun non-akademik.
“Terdapat berbagai cabang lomba yang akan dipertandingkan dalam ajang tahun ini. Kategori untuk siswa meliputi olimpiade sains, kompetisi keagamaan, bidang olahraga, hingga seni Islam,” ujar Iwan.
Selain bagi siswa, nJMC juga membuka ruang kompetisi bagi para guru dan tenaga pendidik. Adapun kategori yang diperlombakan untuk pendidik meliputi penulisan artikel ilmiah serta pembuatan video pembelajaran inovatif.
Iwan menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan direncanakan berlangsung pada minggu ketiga bulan Juni 2026, setelah seluruh madrasah menyelesaikan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS).
“Untuk jadwal pelaksanaan kegiatan, insyaAllah akan dilaksanakan pada minggu ketiga bulan Juni, tepat setelah madrasah menyelesaikan ASAS,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa lokasi perlombaan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing cabang lomba agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan optimal dan tertib.
“Terkait lokasi pertandingan, kami merencanakan pembagian tempat yang terpisah-pisah disesuaikan dengan kebutuhan spesifik tiap cabang mata lomba,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Iwan turut memberikan motivasi kepada para guru yang akan mengikuti lomba karya ilmiah. Ia menyampaikan bahwa peserta yang masih dalam tahap belajar akan mendapatkan pendampingan selama proses persiapan kompetisi berlangsung.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab terkait teknis pelaksanaan lomba, mekanisme pendaftaran, hingga persiapan peserta dari masing-masing madrasah. Melalui ajang nJMC 2026, diharapkan potensi akademik, keterampilan, serta kreativitas siswa dan guru madrasah di Jakarta Utara dapat berkembang secara optimal melalui kompetisi yang sehat dan edukatif.