Jakarta (Humas MTsN 9 Jakarta) — MTsN 9 Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadan pada Senin (9/3/2026) sebagai bagian dari program pembinaan karakter dan penguatan nilai keagamaan bagi peserta didik selama bulan suci Ramadan. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dan diikuti oleh para siswi dengan pendampingan guru.
Pesantren kilat menjadi salah satu program rutin pembinaan yang dilaksanakan madrasah di bawah Kementerian Agama guna membentuk peserta didik yang memiliki pemahaman agama yang baik serta berakhlak mulia. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter melalui pembelajaran keagamaan selama Ramadan.
Pada kegiatan tersebut, para siswi mengikuti kajian akhlak dengan materi yang diambil dari kitab Akhlak Lil Banat karya Umar bin Ahmad Baraja. Materi disampaikan oleh Ustadz Muhammad yang memberikan penjelasan tentang pentingnya akhlak dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi generasi muda.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Muhammad menjelaskan bahwa salah satu akhlak utama yang harus dimiliki setiap muslim adalah sifat jujur atau ṣidq. Menurutnya, kejujuran merupakan dasar dari kepercayaan dan menjadi bagian penting dalam membentuk kepribadian yang baik, “Kejujuran tidak hanya dalam ucapan, tetapi juga dalam sikap dan perbuatan. Orang yang jujur akan mendapatkan kepercayaan dari orang lain dan keberkahan dalam hidupnya,” ujar Ustadz Muhammad.
Ia juga mengingatkan para siswi agar membiasakan bersikap jujur dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, maupun dalam pergaulan. Menurutnya, kebiasaan tersebut harus dilatih sejak usia dini agar menjadi bagian dari karakter yang melekat pada diri peserta didik. Ia menambahkan bahwa pendidikan akhlak memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang bertanggung jawab.
Kepala MTsN 9 Jakarta menyampaikan bahwa kegiatan pesantren kilat merupakan bagian dari upaya madrasah dalam meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan siswa selama Ramadan. Ia menjelaskan bahwa pembelajaran tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan kepribadian.
“Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan menjadi sarana pembinaan bagi siswa agar memiliki pemahaman agama yang baik dan mampu menerapkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti kajian dengan tertib dan penuh perhatian. Guru pendamping turut mengarahkan siswa agar materi yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pembiasaan sikap positif di lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan Pesantren Kilat Ramadan ini, Kementerian Agama melalui MTsN 9 Jakarta terus mendorong penguatan pendidikan karakter di madrasah sehingga peserta didik tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik serta mampu memberikan dampak positif di tengah masyarakat.