Jakarta [Humas Kankemenag Jakarta Utara] --- Dalam upaya menguatkan roda organisasi dan mengevaluasi kinerja kepengurusan dalam menjawab tantangan di masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pademangan gelar Musyawarah Kerja di Masjid Jami Al-Faizin pada Sabtu, (27/6/2026).
Selain menjadi wadah evaluasi, musyawarah kerja ini juga difokuskan untuk merumuskan ketua dan jajaran pengurus MUI Kecamatan Pademangan untuk periode mendatang, yang nantinya akan dimatangkan kembali dalam rapat kerja.
Musyawarah Kerja ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan mulai dari pengurus MUI Kota Jakarta Utara, Camat Pademangan, Kepala KUA, Kapolsek, hingga Danramil.
Kepala KUA Kecamatan Pademangan, Thowilan, yang hadir selaku pembina sekaligus tamu undangan, menekankan bahwa MUI tidak boleh sekadar menjadi organisasi biasa.
Ia menginginkan agar orang-orang yang berada di dalam struktur MUI mampu menjawab setiap tantangan nyata di tengah masyarakat.
"Bahwa MUI tidak hanya sebatas organisasi saja, tapi orang-orang yang di dalam MUI adalah bisa menjawab atas tantangan dan persoalan yang berkembang di dalam masyarakat," ujar Thowilan dalam keterangan tertulisnya kepada tim Humas.
Lebih lanjut, Thowilan menitipkan pesan kepada pengurus yang akan terpilih nantinya agar memiliki komitmen dan semangat yang tangguh serta melahirkan solusi-solusi konkret dan menyejukkan atas berbagai dinamika sosial yang dihadapi warga Pademangan.
"Pengurus harus mempunyai semangat yang kuat terhadap tantangan-tantangan persoalan yang berkembang di masyarakat, khususnya di Pademangan itu sangat kompleks terkait dengan kehidupan bermasyarakat," pungkasnya.
Lebih dari itu, Thowilan berharap, musyawarah kerja MUI ini mampu memperkuat silaturahmi antar ulama dan tokoh masyarakat guna memperkokoh sinergi dengan pemerintah setempat dalam membina umat.