Pulau Harapan, Jakarta (Humas Kepulauan Seribu) -- Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Doni Kuswandi Saputra, menyampaikan ceramah keagamaan dalam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang digelar di SMPN 260 Jakarta, pada Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat pembentukan karakter religius peserta didik, dengan melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMPN 260 Jakarta.
Dalam ceramahnya, Doni mengajak para siswa untuk memahami secara mendalam makna peristiwa Isra’ Mi’raj, mulai dari masa kesedihan Rasulullah SAW (Aamul Huzn), perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, hingga peristiwa Mi’raj menembus tujuh lapis langit yang berujung pada perintah shalat lima waktu sebagai hadiah istimewa bagi umat Islam.
“Isra’ Mi’raj mengajarkan kepada kita bahwa setelah kesulitan pasti ada kemuliaan, dan shalat adalah sarana utama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkap Doni.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa shalat tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban ritual, tetapi juga sebagai pondasi pembentukan akhlak dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jika shalatnya baik, insyaallah perilaku dan sikap kita juga akan baik. Shalat melatih disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab sejak usia dini,” jelasnya.
Selain itu, Doni menyampaikan bahwa tausiah tersebut bertujuan menanamkan kesadaran kepada para siswa agar menjadikan shalat sebagai tiang agama, sekaligus membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah, menghormati guru dan orang tua, serta mampu menjauhi perilaku negatif.
“Kami berharap para siswa tidak hanya memahami kisah Isra’ Mi’raj, tetapi juga mampu meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga,” tuturnya.
Dengan pendekatan ceramah yang hangat dan sesuai dengan karakter usia remaja, para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai. Peringatan Isra’ Mi’raj ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai-nilai religius bagi keluarga besar SMPN 260 Jakarta.